6 Kebiasaan Buruk Yang Merusak Karir

Sudah menjadi impian Anda memiliki karir yang bagus di pekerjaan yang Anda geluti. Dan pastinya Anda akan berjuang keras untuk mencapai impian Anda itu. Anda akan terus mengasah soft skill Anda dan menunjukkan pada bos Anda bahwa Anda adalah orang yang sangat diperlukan oleh perusahaan.

Tapi, yang Anda harus ketahui di perusahaan Anda tentunya Anda tidak seorang diri. Ada banyak rekan kerja Anda yang harus Anda yakini dapat membuat karir Anda cemerlang karena di dalam dunia kerja tidak jarang menerapkan tim kerja.

Maka dari itu Anda dituntut bersikap profesional dalam keadaan apapun. Dan terkadang sebagai manusia yang memang tidak sepenuhnya sempurna Anda memiliki kekurangan dan kebiasaan buruk dalam berinteraksi dengan rekan-rekan Anda.

Mungkin Anda menganggapnya sepele, tapi sebenarnya hal ini bisa jadi mempengaruhi reputasi keprofesionalan Anda, Dan berikut ini adalah kebiasaan buruk-kebiasaan buruk yang bisa merusak karir Anda:

1. Mangkir dari tugas

Di perusahaan seringkali menetapkan deadline atau meminta Anda untuk bertemu dengan klien dijam-jam tertentu. Anda pastinya tidak akan menyia-nyiakannya pada saat tugas khusus diberikan pada Anda karena Anda tahu itu adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kredibilitas Anda.

Di sini Anda tentunya harus berkomitmen untuk menjalankan tugas itu sebaik-baiknya, yaitu menepati janji dengan mengerjakan tugas sesuai jadwal. Jika gagal sekali saja, maka Anda pun akan diragukan oleh bos Anda. Bisa jadi bos Anda akan memilih rekan Anda yang lebih dipercaya bisa mengerjakannya tepat waktu.

Hal lain yang Anda harus perhatikan juga bahwa Anda harus memperhitungkan kemampuan Anda. Jangan karena saking semangatnya Anda pun jadi ingin mengemban semua tugas dan hanya membicarakannya di mulut Anda saja, sedangkan kenyataannya Anda tidak siap sepenuhnya.

Di dunia kerja bukan kerja otak saja yang harus Anda kerahkan, tetapi juga sikap berkomitmen pada pekerjaan dengan menepati janji adalah hal yang tidak boleh Anda sepelekan.

2. Terlampau sok tahu

Itu adalah nilai lebih untuk Anda jika Anda memang memiliki ide-ide yang brillian untuk kemajuan perusahaan Anda. Namun, yang harus Anda perhatikan di sini adalah bagaimana cara Anda menyampaikan ide tersebut.

Jika memang Anda diberikan tugas sebagai pemimpin tim proyek Anda harus sebijaksana mungkin memberikan perintah dan mau mendengarkan pendapat bawahan Anda. Jangan semuanya Anda putuskan sendiri karena merasa pintar sehingga terlampau sok tahu.

Terlebih jika Anda tidak memiliki wewenang untuk mengerjakan suatu tugas atau proyek, namun Anda selalu ingin ikut nimbrung. Hal ini akan memperburuk reputasi Anda di depan rekan-rekan Anda. Mereka bisa saja malas bekerja sama dengan Anda.

3, Berlebihan dalam bergosip

Memang di manapun kita sulit sekali terhindar dari gosip-menggosip sekalipun itu di dunia kerja. Terkadang gosip bisa menjadi wadah untuk bergaul dengan rekan kerja. Namun yang harus Anda perhatikan adalah tidak selamanya gosip itu mengasikkan.

Gosip bisa menjadi senjata boomerang yang menyerang balik Anda pada saat Anda telah berlebihan melakukannya. Terlebih jika Anda membicarakan negatif tentang rekan dekat dan bos Anda; lalu gosip itu ketahuan sehingga membuat mereka merasa tersinggung. Hubungan Anda dengan rekan kerja Anda itu pun retak. Jika Anda memiliki masalah dengan bos, bisa saja ia memecat Anda.

Karena itu alangkah lebih baik Anda menghindar dari bergosip. Bergosip hanya membuang-buang waktu kerja Anda dan membahayakan karir Anda.

4. Malas

Malas adalah hal yang paling harus Anda tepis jauh-jauh jika Anda ingin memiliki karir yang bagus di perusahaan. Terlalu banyak meminta izin tidak masuk dan selalu datang terlambat dengan alasan karena macet adalah alasan yang harus Anda hindari.

Anda diterima di suatu perusahaan karena kemampuan Anda dibutuhkan oleh perusahaan. Karena itu Anda janganlah berjalan di tempat dan memiliki rasa puas yang cepat tanpa memiliki goal satu pun.

Seringnya malas menyerang Anda karena Anda tidak ada memiliki tujuan pasti yang ingin dicapai. Maka dari itu sudah saatnya dari sekarang Anda menentukan goal Anda dan berhenti bermalas-malasan.

5. Tidak fokus

Anda membutuhkan konsentrasi setiap mengerjakan pekerjaan Anda baik itu mudah ataupun yang sulit. Tujuannya tentu untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan sempurna. Namun, seringkali Anda tidak fokus karena masalah-masalah yang sedang menimpa Anda

Ketika dihadapkan dengan masalah seperti itu Anda tentu saja jangan menyerah begitu saja. Seharusnya mendapatkan pekerjaan dapat membantu beban pikiran Anda hilang. Atau juga sering Anda tidak fokus karena mengerjakan pekerjaan lain di luar kantor Anda.

Jika sudah begini itu adalah tergantung Anda dan Anda bisa menilai pekerjaan kantor atau di luar kantor yang harus Anda selesaikan terlebih dahulu.

6. Menyepelekan rekan kerja

Anda membutuhkan bantuan rekan-rekan di sekitar Anda untuk menggapai karir yang gemilang. Jika Anda mengira bahwa Anda bisa mencapainya sendiri adalah salah kaprah yang besar.

Oleh karena itu ketika dihadapkan pada tugas untuk membentuk tim Anda harus menurunkan ego dan menciptakan atmosfir yang baik dengan rekan kerja Anda. Dan yang lebih penting, jangan pernah memandang remeh rekan kerja Anda. Saling mengharga sekalipun seringkali Anda berbeda pendapat dengannya, itu adalah hal yang biasa.

Demikian nasihat tawboy.com untuk para pembaca yang baru memasuki dunia kerja yang memiliki lika-likunya masing-masing. Memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, namun menjadi seseorang yang lebih baik dari hari kemarin adalah sebuah tuntutan. Maka dari itu tetaplah bekerja dan berkarya.

Selanjutnya : 7 Jenis Wawancara dan Cara Menghadapinya
Sebelumnya: 5 Tipe Pria dan Mobil-Mobil Impiannya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...