Kebudayaan Suku Palembang yang Bervariasi


Kota Palembang yang terletak di Sumatra merupakan ibukota Provinsi Sumatra Selatan. Kota Palembang mempunyai ikon yang dapat dibanggakan, yakni Jembatan Ampera yang di bawahnya mengalir Sungai Musi. Kota Palembang yang memiliki sejarah panjang dapat dipastikan memiliki kebudayaan suku Palembang yang terdiri atas berbagai jenis kebudayaan. Masyarakat Palembang termasuk etnis Melayu sehingga bahasa sehari-hari masyarakat di sana adalah bahasa Melayu yang telah mengalami penyesuaian dengan dialek Palembang, yang saat ini disebut sebagai bahasa Palembang.

Mayoritas masyarakat Palembang memeluk agama Islam. Banyak sekali pendatang dari luar Palembang yang datang ke kota ini, seperti dari Jawa, Bugis, Minangkabau, bahkan pada masa lampau banyak juga pendatang dari Cina, India dan Arab yang singgah dan akhirnya menetap di kota Palembang, sehingga kota ini merupakan kota multibudaya.

Kebudayaan yang dihasilkan dari suku Palembang dapat menjadi warisan budaya setempat yang patut kita lestarikan. Selain itu, Kota Palembang dapat menjadi ikon pariwisata. Hal tersebut bisa meningkatkan minat jumlah wisatawan khususnya mancanegara untuk berkunjung ke Kota Palembang. Adapun contoh kebudayaan yang disajikan adalah tari gending sriwijaya yang berfungsi untuk menyambut para tamu yang dating dan tari tanggai untuk acara pernikahan.

Suku Palembang juga mempunyai pentas drama tradisional yang dikenal dengan sebutan kesenian Dul Muluk. Kesenian ini merupakan kesenian islami yang banyak mendapat pengaruh dari orang Arab, yang pada suatu hari datang ke kota Palembang, yaitu syarofal anam. Setiap tahun, tepatnya pada bulan Juni selalu diselenggarakan Festival Sriwijaya untuk memperingati hari jadi Kota Palembang, sedangkan Festival Bidar dan Perahu Hias diadakan untuk merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Hasil kebudayaan lainnya yang terdapat di Palembang adalah rumah adat mereka yang disebut sebagai rumah limas dan lagu daerah yang menjadi penunjang betapa kayanya kebudayaan Palembang, yaitu Melati Karangan, Dek Sangke, Cuk Mak Ilang, Dirut, dan Ribang Kemambang. Kain songket yang menjadi kebanggaan suku Palembang pun menjadi tekstil terbaik di dunia.

Kebudayaan yang ada di Kota Palembang menjadi hal yang patut untuk dibanggakan. Kebudayaan suku Palembang dapat memperkaya kebudayaan bangsa Indonesia. Selain itu, kita sebagai generasi penerus bangsa jangan terlena dengan budaya asing dan sepatutnya harus bangga dengan budaya sendiri.

Selanjutnya : Cara Menanam Bunga Anggrek
Sebelumnya: Cerita Komik Doraemon
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar