Mengenal Berbagai Macam Kegiatan Pramuka Siaga


Kegiatan pramuka siaga banyak sekali macamnya. Seperti yang kita tahu siaga adalah tingkat paling dasar yang ada di pramuka. Mereka yang disebut sebagai pramuka siaga adalah yang berada pada kisaran umur 7 sampai 10 tahun.

Secara psikologi perkembangan, apabila kita memperhatikan kisaran umurnya maka mereka ini termasuk kedalam usia pertengahan dan akhir anak. Oleh karenanya sudah seharusnya apabila kegiatan anak pada usia ini harus berdasarkan dengan tugas perkembangannya. Anak pada usia ini sudah mulai mengembangkan sosialisasi dengan lngkungan yang lebih luas, kontrol diri mulai meningkat dan penguasaan kemampuan fundamental.

Contoh Kegiatan Pramuka

Kegiatan pramuka siaga seharusnya berlandaskan pada tugas-tugas perkembangan tersebut. Untuk lebih jelasnya, mari kita cermati kegiatan yang mempunyai lambang tunas kelapa ini, khususnya di tingkat paling dasar, yaitu tingkat siaga.

Kegiatan pertama adalah bermain bersama. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi anak untuk membaur di lingkungannya. Memberikan penegasan kepada anak bahwa mereka adalah makhluk sosial yang harus berinteraksi dan hidup dengan rukun antara satu sama lain.

Kegiatan kedua, adalah pameran siaga. Dalam pameran siaga ini anak diharapkan mempunyai kebanggaan terhadap dirinya sendiri karena berhasil membuat sebuah karya yang ditonton oleh banyak orang. Perasaan bangga ini mendorong anak untuk terus berkreasi. Anak yang tidak dibiasakan berpartisipasi dalam kegiatan ini akan cenderung mengembangkan perasaan tertutup dan rendah diri.

Kegiatan ketiga pasar siaga. Melalui kegiatan ini anak diarahkan untuk mengembangkan kreativitas dan membuka diri untuk bertemu banyak orang. Karena konsep pasar siaga ini anak pramuka siaga menjadi penjual sementara pembelinya berasal dari umum.

Kemudian ada sebuah kegiatan yang disukai oleh para siaga, yaitu darmawisata. Darmawisata ini memberikan pengalaman kepada para siaga tentang asiknya pergi bersama-sama dengan teman, mereka lebih bisa mengakrabkan diri antara satu sama lain. Selain itu, mereka juga bisa mempelajari hal-hal yang baru yang sebelumnya tidak ditemukannya di lingkungan sekolah.

Kegiatan selanjutnya adalah pentas seni budaya. Kegiatan ini mendorong anak untuk mulai mengembangkan kepercayaan diri mereka. Anak akan mulai mengeksplor apa-apa saja yang menjadi minat dan bakat mereka. Selain itu, ada juga kegiatan karnaval. Karnaval ini hampir sama dengan pameran siaga. Bedanya, jika pada pameran sifatnya diam di sebuah ruangan, maka karnaval adah pawai yang mempertontonkan hasil karya pramuka siaga.

Kegiatan yang terakhir adalah perkemahan satu hari. Kegiatan ini menuntut kontrol diri yang kuat dari adik-adik siaga. Mereka tidak diperbolehkan untuk bersifat manja dan harus selalu mematuhi peraturan perkemahan yang ada.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan jika kegiatan pramuka siaga merupakan sebuah upaya membantu perkembangan anak ke arah yang lebih optimal. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk mengikutsertakan anak dalam kegiatan pramuka.

Selanjutnya : Kata Depan Menunjukkan Cara Penulisan Artikel yang Benar
Sebelumnya: Kata-kata Nasehat Penuh Makna
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar