Keinginan Manusia


Pernahkah Anda menginginkan sebuah mobil mewah atau rumah megah? Tentunya pernah dan mungkin ada sebagian yang sudah memilikinya. Alangkah indahnya jika semua yang keinginan manusia bisa terkabul atau tercapai. Keinginan terhadap segala sesuatu memang wajar bagi setiap manusia. Bahkan, seorang manusia haruslah mempunyai suatu keinginan terhadap sesuatu. Jika manusia tersebut tidak mempunyai keinginan, maka manusia tersebut bisa disebut ”mati”.

Keinginan manusia memiliki berbagai jenis. Namun, kita sebagai manusia harus bisa mengontrol atau mengatur segala keinginan kita terhadap sesuatu dengan baik dan benar. Hal tersebut dilakukan agar kita terhidar dari sifat yang buruk seperti sifat serakah dan tamak. Selain itu, kita juga harus dapat membedakan antara keinginan dengan kebutuhan.

Keinginan dan kebutuhan sangat berbeda maknanya. Keinginan merupakan perihal ingin, hasrat, kehendak, atau harapan terhadap segala barang yang kita inginkan. Sementara itu, kebutuhan adalah segala sesuatu yang kita butuhkan berdasarkan manfaat dan kegunaan dari barang tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, keinginan dan kebutuhan manusia bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Jika kita terus memiliki sifat ingin maka bisa dipastikan kita dapat terjerumus ke dalam keborosan yang akan merugikan kita.

Contohnya, apabila kita menginginkan suatu barang maka kita akan membelinya tanpa melihat, apakah barang tersebut diperlukan atau tidak? Sebaliknya, apabila kita memiliki sifat butuh maka segala sesuatu hal atau barang yang akan dibeli selalu melihat, apakah barang tersebut memang dibutuhkan atau tidak? Jika kita selalu berpegang pada sifat butuh, maka dengan otomatis kita dapat menentukan dengan baik prioritas dalam berbelanja.

Memang, kita juga sebagai manusia ingin selalu merasa lebih daripada orang lain. Hal itu merupakan alasan yang sangat wajar. Standar keinginan dari setiap orang tentunya berbeda-beda bergantung pada situasi dan kondisi yang ada.

Apabila kondisi kita membutuhkan motor, ya, haruslah dibeli karena kondisilah yang menentukan bahwa kita membutuhkan motor untuk bekerja. Ketika kita tidak membutuhkan motor, ya, tidak usah dibeli jika kondisinya tidak membutuhkan motor. Untuk itulah, keinginan manusia harus kita atur jangan sampai berlebihan karena suatu saat nanti akan merugikan diri kita sendiri.

Selanjutnya : Cara Mudah Penanganan Laringitys Pada Bayi dan Anak
Sebelumnya: “Aku Memilih Setia” adalah Lagu yang Lagi Naik Daun
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar