Kejiwaan seseorang


Setiap makhluk hidup memiliki jiwa. Jiwa ini merupakan hal yang sangat penting bagi makhluk hidup. Karena dengan jiwa ini makhluk hidup bisa ada dan hidup. Jiwa ini diciptakan oleh Tuhan yang maha kuasa. Bagi manusia kejiwaan seseorang dapat diartikan sebagai kepribadian atau akal. Namun, jiwa manusia tidak sama dengan jiwa yang ada pada makhluk lainnya seperti tumbuhan dan binatang. Jiwa manusia memiliki kehidupan yang abadi, sekalipun manusia itu secara fisik telah mati tetapi jiwanya tetap ada. Begitu juga dengan kejiwaan yang memiliki hubungan dengan akal manusia.

Kejiwaan seseorang dapat dilihat dari cara kita berperilaku atau berucap. Kejiwaan yang ada dalam diri seseorang bisa dilakukan dengan cara melakukan konsultasi dengan psikolog. Tentunya hal ini dilakukan untuk diri sendiri. Kita juga dapat melihat kejiwaan tersebut dengan melakukan percakapan.

Metode percakapan memang merupakan cara yang sering dilakukan oleh seseorang ketika orang tersebut ingin mengetahui jiwa lawan bicaranya. Ajaklah seseorang bercakap-cakap dengan topik tertentu yang dirasa cukup membuat dia tertarik untuk membicarakannya. Jika arah pembicaraan yang sedang dibicarakan sedikit melantur maka ia mengalami kejiwaan dalam memahani sesuatu tetapi tidak bisa melakukan konsentrasi dengan baik.

Jiwa seseorang itu dapat mengalami sakit. Sakit di sini bukan sakit secara fisik tetapi secara mental. Ada dua hal yang dapat merusak kejiwaan dari seseorang yang disebabkan oleh faktor jasmani maupun rohani, yaitu kerusakan yang dialami oleh anggota tubuh yang paling vital seperti otak, kemampuan kelenjar, dan gangguan pada saraf; kerusakan yang disebabkan oleh gangguan yang terjadi karena berbagai tekanan jiwa mental seseorang akibat adanya trauma yang mendalam sehingga hilangnya keseimbangan mental secara menyeluruh. Bisa juga gangguan jiwa seseorang itu disebabkan oleh suasana lingkungan yang menekan dirinya untuk melakukan sesuatu tetapi secara mental tidak dapat dilakukan.

Uniknya, gangguan kejiwaan seseorang yang dialaminya itu tidak bisa membedakan antara orang yang sakit dengan orang yang sakit dan biasanya penderita gangguan jiwa tersebut tidak menyadari bahwa dirinya itu mengalami gangguan. Ciri yang jelas dari penderita gangguan jiwa ini biasanya mengasingkan diri dari lingkungan sosial, selalu mengalami kealpaan, mengalami daya ingat yang lemah, dan mengabaikan keadaan diri sendiri.

Selanjutnya : Batu Kecubung Kristal
Sebelumnya: Zikir Rezeki yang Berlimpah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar