Kwashiorkor, Penyakit yang Disebabkan Kekurangan Protein


Protein adalah senyawa yang tersusun dari asam amino dan merupakan salah satu zat yang sangat penting bagi tubuh. Karena itu, apabila tubuh kita sampai mengalami kekurangan protein, tubuh tidak akan tumbuh dan berkembang secara optimal. Sebaliknya, kurangnya asupan protein malah bisa menimbulkan penyakit berbahaya.

Fungsi protein dalam tubuh sangatlah penting karena mencakup beberapa hal. Selain sebagai penyusun struktural sel makhluk hidup, protein juga dapat berupa enzim yang berfungsi sebagai katalis dalam reaksi kimia dalam tubuh. Protein pun berperan dalam sistem imun atau kekebalan sebagai antibodi dalam tubuh manusia. Protein dalam bentuk hormon juga berfungsi sebagai sistem kendali tubuh.

Salah satu penyakit yang disebabkan oleh kurangnya asupan protein adalah kwashiorkor. Kwashiorkor merupakan penyakit yang banyak menyerang balita atau anak kecil. Penyakit ini sangat mungkin terjadi apabila si anak tidak mendapat makanan dengan gizi yang memadai.

Berikut ini adalah tanda atau gejala-gejala kwashiorkor yang harus Anda ketahui:

  • Gejala utama kwashiorkor adalah terjadinya edema atau pembengkakak akibat meningkatnya cairan di luar sel dan pembuluh darah. Pembengkakan ini membuat seorang anak terlihat gemuk dengan wajah bulat (moon face), sehingga nyaris tidak ada penurunan berat badan pada penderita kwashiorkor.
  • Timbul ruam atau bercak merah pada kulit di seluruh tubuh. Bila penderita kwashiorkor tidak segera mendapat penanganan, bercak-bercak merah ini akan berubah menjadi cokelat dan kehitaman, kulit pun bisa mengelupas.
  • Rambut menjadi sangat tipis dan kehilangan pigmen sehingga tampak seperti rambut jagung. Rambut pun akhirnya sangat mudah rontok, bahkan saat dicabut tidak akan menimbulkan rasa sakit.
  • Dari segi mental, biasanya anak sangat mudah cengeng dan rewel. Anak penderita kwashiorkor umumnya juga tidak punya nafsu makan tinggi.
  • Kwashiorkor biasanya akan diikuti oleh terjadinya infeksi, anemia (kurang darah), dan juga diare.

Itulah beberapa gejala yang bisa dilihat pada penderita kwashiorkor. Penyakit ini memang terlihat menakutkan, namun bukan berarti tidak bisa dicegah. Salah satu pencegahan yang bisa kita lakukan adalah dengan cara selalu memberi asupan makanan bergizi pada anak-anak sehingga kekurangan protein pun bisa kita hindari.

Selanjutnya : Dampak Kelebihan dan Kekurangan Hormon Gastrin bagi Tubuh
Sebelumnya: Kekurangan Gizi Marasmus
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar