Kematian Secara Medis adalah Mati Otak


Apa yang dimaksud kematian secara medis? Beberapa di antara kita mungkin pernah melihat atau bahkan merupakan rekan dari seseorang yang sedang dirawat di rumah sakit tetapi kehidupan mereka bergantung pada alat-alat medis yang menempel di tubuhnya. Alat pemacu jantung, alat bantuan pernapasan, dan beberapa alat bantuan lainnya yang membuat jantung pasien tetap berdetak serta masih bisa bernapas.

Apabila tidak dibantu oleh alat-alat tersebut, sang pasien tidak akan bisa bertahan cukup lama. Banyak kasus pasien seperti itu yang sebagian besar dikarenakan kerusakan parah pada otak atau otaknya sudah mati. Beberapa kasus tertentu dinyatakan sebagai kematian secara medis.

Kematian Secara Medis

Kematian secara medis adalah kematian pada otak.  Kematian medis ini sendiri tentunya memerlukan hasil laboratorium dan gejala-gejala tertentu. Mati otak merupakan berhentinya fungsi serta kegiatan otak dan batang otak. Walaupun pasien mengalami mati otak, akan tetapi denyut jantungnya masih berdetak dan masih bisa bernapas, tetapi memerlukan bantuan dari berbagai peralatan medis canggih untuk menopang hidupnya.

Ada beberapa tanda seorang pasien mengalami mati otak, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Pasien tidak bisa bernapas sendiri tanpa bantuan alat pernapasan
  • Pada mata tidak ada reaksi terhadap cahaya
  • Diberikan rangsangan nyeri tidak ada respon seperti kedipan mata, meringis, ataupun gerakan anggota tubuh lainnya
  • Semua anggota tungkai tidak ada pergerakan dan tidak adanya atau hilangnya kegiatan refleks pada tangan dan kaki
  • Tidak ada aktivitas dari batang otak seperti tidak ada refleks batuk atau muntah.

Secara medis, seseorang yang telah mengalami kematian otak bisa dikatakan sudah meninggal. Penggunaan berbagai jenis peralatan medis canggih untuk menopang hidup pasien kemungkinan tidak akan bisa mengembalikan kesehatan otak.

Penggunaan semua peralatan medis canggih tersebut kadang dianggap sebagian orang hanya akan menambah beban si pasien. Sebagian keluarga akan memilih untuk mencabut semua peralatan tersebut dari tubuh pasien agar ia bisa meninggal dengan tenang tetapi ada juga yang terus berharap si pasien akan bisa melanjutkan hidupnya walau awalnya harus bergantung pada semua peralatan medis tersebut.

Kematian secara medis adalah mati otak. Dalam dunia medis memang dikenal istilah seperti itu. Akan tetapi kita kembalikan semuanya kepada Tuhan. Kita berusaha untuk mengisi kehidupan dengan kebaikan serta ibadah kepada Tuhan.

Selanjutnya : Memahami Pelayanan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Sebelumnya: Menguak Manfaat Jus Jambu Biji
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar