Kenapa Kuman dapat Bersifat Patogen?

Tahukah Anda kenapa kuman dapat bersifat patogen? Kuman atau bakteri yang patogen sangat beberbahaya untuk kesehatan. Banyak sekali kuman-kuman yang ditemukan di tubuh manusia. Namun secara kasat mata, kuman tidak bisa dilihat dengan mata yang telanjang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda harus selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari kuman penyakit yang berbahaya.

Sebaiknya setiap hari Anda menggunakan sabun anti kuman untuk membersihkan tubuh Anda saat mandi. Selain itu, dengan menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan daya imun tubuh akan lebih efektif untuk memerangi kuman yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini akan dijelaskan tentang penyebab kuman atau bakteri yang merugikan kesehatan manusia.

Alasan dari Kuman atau Bakteri Bersifat Patogen

Bakteri merupakan salah satu organisme yang hidupnya tidak memiliki membran inti pada bagian selnya atau disebut dengan prokariotik. Ukuran dari bakteri sangat mikroskopis dan tidak bisa dilihat oleh mata. Bakteri memiliki tiga jenis bentuk yaitu bebrbentuk kokus atau bulat, spiral atau melengkung dan basil atau batang. Sedangkan alasan dari kenapa kuman dapat bersifat patogen karena kuman atau bakteri bisa menyebabkan penyakit pada manusia, hewan dan tamanan sehingga bersifat sangat merugikan. Namun terdapat beberapa kuman yang tidak bersifat patogen sehingga tidak merugikan manusia, tumbuhan dan hewan.

Patogenisitas merupakan kemampuan dari bakteri yang dapat menimbulkan dampak penyakit pada manusia, hewan dan tumbuhan karena bersifat patogen. Kemampuan patogenisitas dapat dinyatakan dalam bentuk virulensi bakteri yang memiliki pengertian yaitu suatu tingkatan kemampuan patogenitas dari bakteri patogen.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kuman atau Bakteri Menjadi Patogen

Terdapat beberapa faktor yang bisa menyebabkan bakteri atau kuman bersifat patogen yaitu sebagai berikut:

  1. Bentuk (struktur) dari bakteri atau kuman berbentuk flagela.
    Bakteri yang memiliki bentuk flagela maka tubuhnya panjang seperti memiliki ekor dan bisa berenang di dalam cairan tubuh yang diinfeksi. Sehingga bakteri bisa leluasa bergerak dan bertahan hidup.
  2. Bakteri yang memiliki racun.
    Bakteri yang memiliki racun sangat berbahaya, karena toksinnya bisa menyebabkan diare, demam, nyeri, kelumpuhan dan muntah.
  3. Bakteri yang bersifat invasif.
    Bakteri yang bersifat invasif dapat menghancurkan sel dan memakan intinya. Bakteri ini sangat berbahaya.
  4. Bentuk (struktur) dari bakteri atau kuman berbentuk fimbriae.
    Bakteri jenis ini memiliki permukaan tubuh yang terdiri atas rambut. Dengan demikian struktur tubuh yang berambut ini akan memudahkan bakteri untuk menempel pada bagian tubuh makhluk hidup yang terinfeksi sehingga akan menimbulkan penyakit. Contoh dari bakteri yang memiliki rambut yaitu bakteri E. coli.

Demikian informasi yang menjelaskan tentang kenapa kuman dapat bersifat patogen? Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda tentangĀ  kuman-kuman yang hidup di sekeliling sekitar manusia.

Selanjutnya : Lagu Barat Romantis 1 Menit
Sebelumnya: Lirik Lagu Barat yang Mudah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

loading