Inilah Penyebab Kenapa Perut Bagian Bawah Sering Sakit

Ada beberapa penyebab kenapa perut bagian bawah sering sakit. Banyak organ penting manusia berada di perut bagian bawah, mulai dari organ-organ pada sistem pencernaan seperti ginjal, hati dan pankreas, hingga rahim (bagi wanita) dan prostat (bagi pria). Gangguan kesehatan yang menyerang organ-organ tersebut hampir selalu disertai dengan gejala sakit perut.

Sakit Perut Karena Gangguan Pencernaan

Loading...

Dugaan awal penyebab perut bagian bawah terasa sakit adalah karena gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan biasa terjadi mulai dari lambung hingga usus besar. Jika sakit terasa, besar kemungkinan pencernaan tidak berfungsi dengan baik.

Penyebab pecernaan tidak berfungsi dengan baik antara lain disebabkan jenis makanan yang dikonsumsi. Bisa terlalu padat/keras, terlalu liat, sulit dihancurkan (makanan beprotein tinggi biasanya sulit dihancurkan), penyebab iritasi (pedas atau terlalu masam), atau terlalu banyak. Gangguan pencernaan dapat pula terjadi karena keracunan makanan.

Gangguan pencernaan biasanya hilang dengan sendirinya setelah penderita dapat buang air besar atau memuntahkan makanan lewat mulut. Gangguan pencernaan bisa pula menyebabkan sembelit sulit buang air besar karena feses terlalu keras (kurang air). Untuk mengatasi hal ini, obat pencahar dapat digunakan. Bisa pula dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air (seperti buah).

Sakit Perut Karena Usus Buntu

Perut bagian bawah terasa sakit bisa juga merupakan indikasi gangguan kesehatan seperti usus buntu. Gejala lain yang menyertai sakit perut adalah mual, muntah, hingga demam. Gejala ini mirip dengan gejala masuk angin, namun penderita harus waspada jika gejala-gejala ini tidak hilang dalam beberapa hari hingga satu bulan karena bisa jadi penderita mengalami gangguan pada usus buntu.

Sakit Perut pada Wanita

Bagi wanita, gangguan kesehatan pada perut bagian bawah dapat berhubungan dengan rahim. Hampir semua wanita pernah mengalami nyeri haid di perut. Rasa nyeri ini terjadi saat dinding rahim luruh ke luar. Rasa sakit yang dialami umumnya perut terasa sedikit kejangdan sedikit melilit. Pada sebagian wanita rasa sakit ini tidak berlangsung lama.

Untuk mengurangi rasa sakit ini, tersedia berbagai macam obat pereda nyeri haid yang dijual secara bebas. Jika rasa sakit berkepanjangan disertai darah haid yang banyak, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan yang lengkap.

Rasa sakit di bagian perut bawah pada wanita dapat juga merupakan salah satu gejala penyakit infeksi saluran kencing. Gejala lain yang menyertai penyakit ini adalah rasa sakit saat buang air kecil, kadang pula rasa sakit muncul saat berhubugan badan. Jika gejala sakit ini muncul, maka ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter Obstetri Gynecology untuk pemeriksaan mendalam dan terapi pengobatan.

Demikianlah beberapa penyebab kenapa perut bagian bawah sering sakit. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Penjelasan Tentang Bagian Pengolahan Data Dalam SIA Adalah
Sebelumnya: Pengertian Karya Tulis Ilmiah dan Tujuannya
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar