Kepribadian Menurut Skinner


Dalam psikologi, ada aliran behaviorisme dengan salah satu tokoh terkenalnya yaitu BF Skinner. Skinner dianggap sebagai tokoh yang paling produktif dan paling berpengaruh dalam aliran ini. Salah satu hal yang disoroti Skinner adalah perihal kepribadian. Kepribadian menurut Skinner sangat dipengaruhi oleh lingkungan.

Skinner menggunakan beberapa asumsi dasar dalam merumuskan teori-teori kepribadiannya. Asumsi pertamanya adalah behavior is lawful, artinya tingkah laku mengikuti hukum. Skinner menganggap ilmu sebagai suatu usaha dalam membentuk keteraturan. Hal ini menunjukkan jika suatu kejadian memiliki hubungan yang teratur terhadap kejadian lain.

Asumsi kedua Skinner adalah behavior can be predicted. Artinya, tingkah laku bisa diprediksi atau diramalkan. Menurut Skinner, ilmu juga bisa membuat prediksi mengenai kejadian yang akan terjadi, dan memiliki kesesuaian yang benar akan kejadian yang sudah terjadi. Teori yang bermanfaat adalah teori yang dapat digunakan untuk melakukan prediksi terhadap tingkah laku yang akan terjadi, sekaligus dapat melakukan pengujian prediksi tersebut.

Asumsi ketiga Skinner adalah behavior can be controlled. Artinya, tingkah laku bisa dikontrol. Menurut Skinner, ilmu harus bisa mengontrol tingkah laku sebagai bentuk antisipasi. Dengan kata lain, ilmu harus bisa membentuk dan menentukan tingkah laku.

Skinner berpendapat bahwa struktural kepribadian dapat diabaikan karena struktur kepribadian merupakan tingkah laku itu sendiri. Melalui struktur kepribadian yang tetap, mungkin saja bisa didapatkan bayangan yang dapat menggambarkan dan memprediksi tingkah laku. Namun, hanya lingkunganlah yang diyakini dapat mengendalikan dan mengubah tingkah laku.

Skinner membagi tingkah laku menjadi dua klasifikasi, yaitu respondent behavior atau tingkah laku responden dan operant behavior atau tingkah laku operan. Tingkah laku responden merupakan respon dari seseorang sebagai jawaban dari stimulus yang berhubungan dengan respon tersebut secara spesifik. Sementara itu, tingkah laku operan merupakan respon dari seseorang secara spontan tanpa adanya stimulus spesifik.

Dalam teori kepribadian menurut Skinner, aspek motivasi bukanlah elemen struktural dalam tingkah laku. Tingkah laku seseorang tidak mungkin sama persis dengan orang lainnya meskipun dalam kondisi atau situasi yang sama. Perbedaan tersebut muncul disebabkan faktor lingkungan yang berbeda.

Demikianlah pandangan dan kepribadian menurut Skinner. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca.

Selanjutnya : Arti Man Jadda Wa Jadda dalam Tulisan Arab
Sebelumnya: Alasan Lelaki Mau Jadi Bencong
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar