Mengenal Kerajaan Majapahit

Asal usul Majapahit

Kerajaan Majapahit berdiri pada sekitar akhir abad ke-12. Wilayah kekuasaannya mencakup hampir seluruh wilayah Nusantara dari Sumatra sampai Papua. Kerajaan yang memiliki pusat pemerintahan di Jawa Timur ini bercorakan Hindu-Budha. Masa pemerintahannya diperkirakan mulai tahun 1293 sampai 1518.

Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya yang terkenal dengan gelarnya Kertarajasa Jayawardhana. Gelar tersebut disandangnya sejak ia dinobatkan menjadi raja pertama pada tanggal 15 Kartika 1215 Saka. Tanggal tersebut bila menggunakan kalender Masehi bertepatan dengan 10 Nopember 1293. Tanggal tersebut kemudian dianggap sebagai tanggal berdirinya Majapahit sebagai sebuah kerajaan.

Pada masa-masa awal pemerintahannya, Majapahit banyak mengalami masalah. Di antaranya adalah munculnya pemberontakan yang dilakukan oleh orang-orang terpercaya sang raja, seperti Ranggalawe, Sora, dan Nambi. Tujuan dari pemberontakan tersebut adalah perebutan kekuasaan. Banyak konspirasi yang melibatkan orang-orang kepercayaan raja. Meski begitu, semuanya bisa diatasi dan para pemberontak telah dihukum.

Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk sebagai raja ke-4. Ia mendapat gelar Rajasanagara dan berkuasa dari tahun 1350 sampai 1389. Dalam menjalankan pemerintahannya, ia dibantu oleh Gajah Mada sebagai mahapatih. Gajah Mada memiliki peran besar dan penting dalam keberhasilan Majapahit memperluas wilayah kekuasaannya.

Hayam Wuruk menerapkan sistem hirarki dalam mengelola daerah kekuasaannya. Kerajaan yang disebut bhumi dipimpin langsung oleh raja. Nagara yang setara dengan provinsi dipimpin oleh kaum bangsawan kerabat kerajaan dengan kedudukan setara gubernur. Wilayah lebih kecil disebut watek dipimpin oleh wiyasa. Wilayah lebih kecil lagi adalah kuwu yang dipimpin oleh lurah. Kemudian ada wanua yang dipimpin oleh thani. Terkahir adalah kabuyutan yang berupa dusun kecil.

Sepeninggal Hayam Wuruk, Majapahit mengalami kemunduran. Kerajaan sering mendapatkan pemberontakan yang dilatarbelakangi perebutan kekuasaan. Perang saudara di antara keturunan Hayam Wuruk menyebabkan kerajaan kehilangan kekuatannya di berbagai aspek kehidupan. Majapahit tidak lagi memiliki kekuatan untuk mengendalikan wilayah-wilayahnya yang jauh menyebar.

Kisah Majapahit banyak diangkat ke dalam kisah novel sejarah, film, sinetron, sandiwara radio, bahkan komik. Namun sayangnya banyak terjadi penyimpangan dari fakta sejarah sehingga menyebabkan kebingungan di masyarakat yang membaca atau menontonnya.

Demikian informasi mengenai Kerajaan Majapahit. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Contoh Alat Pelindung Telinga Keselamatan Kerja
Sebelumnya: Alat-Alat untuk Membuat Usaha Percetakan Sablon
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar