Membuat Kerangka Makalah


Dalam dunia pendidikan tinggi, makalah bisa dikatakan sudah seperti makanan sehari-hari. Mahasiswa, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, sering mendapatkan tugas membuat makalah. Hal ini sangat penting guna melatih mahasiswa agar terbiasa melakukan penelitian ilmiah.

Dalam menyusun sebuah makalah, akan lebih mudah jika dibuatkan dahulu kerangka makalahnya. Kerangka berfungsi sebagai acuan susunan dalam penulisan agar tampak lebih sistematis dan terarah.

Makalah sering juga disebut paper atau artikel ilmiah. Secara umum, makalah dapat diartikan sebagai tulisan resmi tentang sebuah pokok bahasan yang dikerjakan secara ilmiah.

Makalah sebagai tugas perkuliahan, biasanya menyangkut materi atau pokok bahasan yang menjadi ruang lingkup bidang studi yang dipelajari. Misalnya, mahasiswa fakultas ekonomi sering membuat makalah ekonomi, mahasiswa kedokteran membuat makalah kesehatan, dan sebagainya.

Untuk bisa disebut sebagai makalah, sebuah tulisan harus memenuhi beberapa kriteria. Di antaranya yaitu merupakan laporan dari hasil kegiatan di lapangan. Pokok bahasan yang diangkat berkaitan dengan masalah yang berhubungan dengan ilmu yang dipelajari. Tulisan dibuat secara sistematis dengan suatu prosedur yang didukung oleh teori-teori yang relevan.

Sebagai suatu karya ilmiah, makalah yang dibuat dengan sistematika yang baik menunjukan kemampuan akademik penyusunnya. Selain itu, kelengkapan unsur-unsur makalah juga mencerminkan kualitas kerja di lapangan.

Makalah harus bisa dipertanggungjawabkan kebenaran isinya secara ilmiah. Oleh karena itu, penyusun harus benar-benar memahami cara menyusun makalah yang baik dan menguasai topik bahasannya.

Untuk membantu menyusun sebuah makalah yang baik, bisa dibuat lebih dulu kerangkanya. Kerangka merupakan susunan poin-poin penting yang akan disampaikan. Kerangka bisa menjadi acuan penulisan supaya lebih terkontrol, terarah sehingga tidak ada bahasan yang terlewatkan dan menghindari pengulangan pembahasan.

Umumnya, sebuah makalah terdiri dari 3 bab yang terdiri dari bab pendahuluan, bab isi, dan bab penutup. Berikut adalah contoh kerangka yang sederhana.

1. Kata Pengantar

2. Daftar Isi

3. Bab I Pendahuluan

I.1 Latar Belakang Masalah

I.2 Perumusan Masalah

I.3 Tujuan Penulisan

I.4 Manfaat Penulisan

4. Bab II Pembahasan

2.1 Teori-teori Pendukung

2.2 Pembahasan Masalah

5. Bab III Penutup

3.1 Kesimpulan

33.2 Saran-saran

6. Daftar Pustaka

Demikian informasi mengenai kerangka makalah. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Penguraian Kerangka Makalah Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Sebelumnya: Pembahasan Kerangka Karangan Menggunakan Bahasa Jawa Tema Bencana Alam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar