Memperhatikan Keselamatan Kerja Dalam Bengkel Otomotif


Untuk mencapai keselamatan kerja dalam bengkel otomotif, sedikitnya ada lima faktor utama yang harus senantiasa diperhatikan. Kelima faktor tersebut adalah tempat kerja yang kondusif, tersedianya alat keselamatan kerja, tersedianya pakaian kerja yang sesuai, tersedia pengawas agar bisa memantau seluruh pekerja dengan baik dan rapih, serta faktor yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana memperlakukan kendaraan pelanggan.

Keselamatan Kerja Dalam Bengkel Otomotif

Tercapainya keselamatan kerja dalam bengkel otomotif, sangat tergantung kepada tempat kerja. Apakah tempat kerja tersebut kondusif atau sebaliknya terhadap tercapainya keselamatan kerja di dalam bengkel otomotif tersebut. Di sebuah bengkel otomotif banyak sekali kondisi yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja, bila tidak ditangani secara profesional. Apalagi baik alat atau bahan banyak yang memiliki spesifikasi berbeda yang memerlukan penanganan secara khusus pula. Kesinambungan antara berbagai hal yang ada di lingkungan kerja bengkel itulah yang sangat menentukan keselamatan.

Beberapa kondisi lingkungan kerja bengkel yang memerlukan penanganan secara khusus misalnya saja tentang tingginya suhu udara, yang apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebab pekerja mengalami dehindrasi, demikian pula dengan masalah kelembaban udara, bising, getaran yang diakibatkan oleh perlatan, pencahayaan, buangan pelumas dan bahan bakar, dan sisa suku cadang yang apabila tidak diperlakuan secara optimal, akan menimbulkan kecelakaan kerja.

Dengan memperhatikan lingkungan kerja yang rawan, di sebuah bengkel otomotif mutlak perlu alat kesematan kerja seperti alat pemadam kebakaran, pasir, serbuk gergaji, kain maju dan kotak P3K. Tabung pemadam kebakaran mutlak perlu, karena dalam perbaikan kendaraan mudah sekali terpercik api baik dari alat bubut maupun korsleting kelistrikan kendaraan yang bisa menimbulkan kebakaran, apalagi bila ceceran bahan bakar minyak tidak tertangani dengan baik.

Hal yang sama pentingnya tentu saja pakaian khusus kerja di bengkel atau waterpack bagi mekakin dan pembantunya. Pakaian khusus ini akan menjaga seorang mekanik atau pembantunya dari kotoran dan zat kimiawi yang bisa melukai kulit. Selain mengenakan pakaian khusus, seorang mekanik dan pembantunya wajib mengenakan sepatu anti licin dan sarung tangan, sehingga akan terhindari dari permukaan licin bekas terkena ceceran pelumas.

Selain memperhatikan perlengkapan kerja dan lingkungan kerja, bekerja sesuai dengan prosedur, rapih dan cermat, merupakan syarat lain yang harus dilakukan oleh seorang mekanik dan pembantunya agar tercapai kesemanatan kerja yang optimal. Demikianlah beberapa hal penting yang harus diperhatikan guna tercapainya keselamatan kerja dalam bengkel otomotif.

Selanjutnya : Pentingnya Mengetahui Ciri-ciri Sakit Lever
Sebelumnya: Cara Sholat Sunnah Hajat yang Baik dan Benar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar