Ketertiban Warisan dalam Islam Mengajarkan untuk Menjaga Kedamaian dan Keharmonisan

Ketertiban warisan dalam islam, artinya agama islam mengajarkan umatnya untuk menjaga ketertiban dan perdamaian dengan sesama manusia. Jika ketertiban tidak terwujud bisa menyebabkan konflik dan permusuhan.

Pengertian Ketertiban

Ketertiban berasal dari kata tertib, yang artinya teratur, menurut aturan, rapi. Ketertiban dapat diartikan juga sebagai suatu kesejahteraan dan keamanan. Manusia sebagai makhluk sosial dalam kehidupannya senantiasa melakukan interaksi dan membutuhkan bantuan dengan sesamanya.

Dengan adanya hubungan tersebut maka diperlukan sebuah keteraturan sehingga kehidupan berjalan dengan harmoni. Untuk menciptakan kedamaian, keteraturan tersebut dibutuhkan aturan yang mengatur di segala aspek kehidupan.

Aturan memiliki arti segala sesuatu yang harus dipatuhi, atau sering kita sebut sebagai norma. Dengan adanya norma kita bisa mengetahui dan membandingkan tindakan yang baik atau buruk, ukuran, kualitas dsb baik yang bersifat subjektif ataupun objektif.

Ketertiban Dalam Islam

Islam sebagai agama samawi mengajarkan umatnya untuk tertib dan menjalankan aturan sesuai dengan ajaran dan pandangan islam. Agar ketertiban di dalam masyarakat, islam menetapkan prinsip-prinsip yang terdapat dalam Al-Quran, berikut sebagian penjelasannya: Hak milik sepenuhnya adalah di tangan Allah SWT, dengan segala sesuatu yang dimilikinya.

Allah SWT telah menundukkan segala sesuatunya di bawah kekuasaan manusia agar memberikan faedah dan manfaat seluruh umat manusia di muka bumi ini. Tujuan manusia hidup di dunia ini adalah untuk mencapai kesempurnaan rohani. Oleh sebab itu terdapat kebebasan untuk memilih segala tindakannya dan harus diberi lapangan atau sarana-sarana yang mendukung terlaksananya segala kegiatan-kegiatannya tersebut.

Sarana-sarana yang digunakan untuk kemajuan manusia yang merupakan warisan turun temurun maka hasil upayanya harus dibagi-bagikan dengan sedemikian rupa. Hal tersebut diharapkan dapat menjamin hak setiap orang, baik secara perseorang ataupun secara kolektif dalam masyarakat.

Agar ketertiban dapat berjalan maka harus ada pembagian kedudukan yang sesuai dengan potensi dan kemampuan individu atau kelompok yang dipilih berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

Agama Islam mengajarkan umatnya agar melakukan amanah dan menetapkan hukum-hukum yang berlaku dalam kehidupan manusia dan digunakan seadil-adilnya. Amanah merupakan tanggung jawab yang besar bagi manusia karena berimplikasi terhadap kehidupan baik di dunia maupun di akhirat.

Menjaga ketertiban bukanlah perkara yang mudah, setiap manusia baik secara individual maupun kelompok dan structural di luarnya saling berhubunga. Namun sesuai dengan ketertiban warisan dalam islam dengan adanya unsur ketaatan bisa menjadi dasar kehidupan masyarakat. Tanpa adanya ketaatan sudah tentu tidak akan tercipta keharmonisan dan dapat menimbulkan konflik. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Jenis Kucing Anggora dan Persia
Sebelumnya: Apabila Ketuban Sudah Keruh di Minggu ke 40 Berbahayakah!
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar