Keuntungan Metode Studi Kasus Kualitatif Menurut Lincoln dan Guba


Dalam sebuah penelitian, penggunaan metode kualitatif lebih banyak dipilih dalam suatu studi yang berhubungan ilmu-ilmu sosial. Sifatnya yang jauh lebih praktis dan pengolahan data yang berbeda dari penelitian kuantitatif yang lebih banyak mengolah angka-angka. Salah satu bahasan mengenai metode kualitiatif di antaranya keuntungan metode studi kasus kualitatif menurut Lincoln dan Guba.

Studi Kasus Kualitatif Menurut Lincoln dan Guba

Lincoln dan Guba merinci mengenai keuntungan yang didapat oleh seorang peneliti yang menggunakan metode kualitatif berdasarkan studi kasus, rincian yang dimaksud adalah:

  • Dengan menggunakan studi kasus berdasarkan pada data-data kualitatif, maka didapat pandangan secara langsung dari subjek yang hendak diteliti.
  • Dalam penelitian kualitatif, studi kasus memiliki kemampuan untuk menghadirkan uraian maupun penjelasan yang sama dengan apa yang terjadi dalam keseharian kita. Data-data yang diperoleh, merupakan gambaran menyeluruh dari fakta yang terjadi secara umum.
  • Keterikatan antara seorang peneliti dan responden akan dapat terjadi jika menggunakan studi kasus. Ini merujuk pada intensitas hubungan yang berlangsung selama penelitian, dan diharapkan menghasilkan data-data yang lengkap dan efektif dalam menyimpulkan suatu penelitian.
  • Adanya penilaian atau transferabilitas yang mendalam dan meyeluruh jika menggunakan studi kasus.
  • Lewat penelitian studi kasus, seorang peneliti akan menghasilkan suatu data yang mendasarkan pada kepercayaan, di samping konsistensi faktual maupun konsistensi gaya, dan konsistensi internal, sehingga memungkinkan kenyamanan seorang pembaca dalam memperoleh suatu informasi.

Lebih lanjut, melalui penelitian kualitatif menggunakan studi kasus, maka seorang peneliti akan mampu menemukan lebih jauh, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penelitian yang ia lakukan, sehingga menghasilkan data yang mendalam terhadap suatu permasalahan.

Lincoln dan Guba juga menggarisbawahi keuntungan dari sebuah pengamatan. Dalam Meleong (2002):

  • Melalui pengamatan, seorang peneliti akaan mendapatkan pengalaman dari tempat ia melakukan penelitian secara langsung.
  • Dapat melihat sendiri sekaligus mengamati apa-apa yang ia teliti untuk menghasilkan suatu data yang akurat.
  • Adanya sinergitas antara pengetahuan proporsional dari pencatatan peristiwa-peristiwa yang terjadi.
  • Data yang dihasilkan valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikianlah keuntungan metode studi kasus kualitatif menurut Lincoln dan Guba. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Contoh Khotbah Dewasa Kristen
Sebelumnya: Faktor-faktor Penyebab Konflik Organisasi Sosial
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar