Khutbat Jumat Islam tentang Hidup Sederhana


Khutbah jumat islam tentang hidup sederhana sangatlah sering dikumandangkan. Ceramah agama islam pada ahri Jum’at adalah sunnah yang ditekankan. Sehingga tidak bisa untuk ditiadakan lagi. Khutbah Jum’at juga dilakukan oleh rosulullah.

Dan juga kalangan sahabat nabi. Lalu, turun sampai saat ini. Tidak ada yang menyangkal kalau tentang khutbah Jum’at. Khutbah Jum’at di lakukan umat islam di seluruh dunia ketika hendak solat Jum’at. Biasanya, khutbah Jum’at disini dengan pembacaan Al-Qur’an dan hadits dan juga rangkaian nasehat.

Khutbat Jumat Islam

Khutbah Jumat islam tentang hidup sederhana secara ringkas mungkin bisa dimulai dari penjabaran apa itu sikap Qona’ah. Karena Qona’ah adalah bahasa arab dan sederhana ada dalam bahasa Indonesianya.

Biasanya, dalam ceramah akan disebutkan tauladan manusia yang paling agung yaitu Rosulullah. Dimana beliau adalah contoh tauladan dari Allah untuk umat islam. Makanya, perkataan contohlah Nabi dalam kesederhaan akan selalu ada.

Sebagian penceramah sangat suka untuk menghadirkan Tema ini. Sebab, melihat fakta yang ada, dewasa ini umat Islam sudah mulaai terkena penyakti al wahn atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan cinta dunia takut mati. Penyakit Al-Wahn inilah yang menggerogoti sifat sederhana manusia.

Khutbah Jumat tentang hidup sederhana bisa dikatakan memiliki perna yang sangaat baagus. Apalagi, ditengah kondisi Negara yang tengah dilanda kebingungan seperti sekarang ini. Makanya, khutbah jumat tentang hidup sederhana perlu digali dan disajikan dnegan sebuah penyajiaan yang bagus.

Tentu bukan model penyajian yang monoton serta membosankan, namun bentuk penyajian yang energik dan penuh dengan kebaruan. Karena kebaruan akan membawa dalam semangat baru dan juga membuka wawasan kepada arah yang lebih baik. Masjid pada dasarnya adalah tempat yang paling strategis untuk bisa membangun umat.

Nah, sebagaimana praktek di zaman Nabi, beliau juga menjadikan masjid sebagai central membangun peradaban. Dan itu sudah terbukti berhasil. Bahkan sampai detik ini keberhasilan beliau dijadikan kajian oleh orang non muslim.

Padahal, beliau tidak bisa membaca. Namun wibawa dan kecerdasan beliau dapat mempengaruhi baanyak bangsawan kala itu dan meruntuhkan tembok kesombongan yang ada. Bagaimana menurut Anda? Masih pentingkah hidup sederhana? Jawabannya kembali kepada hati nurani Anda.

Selanjutnya : Pekembangan Iptek Pertanian Terbaru
Sebelumnya: Pengertian Analisis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar