Kiat-kiat Jadi Pedagang Sukses

Telah banyak tulisan dan motivasi tentang kiat-kiat jadi pedagang yang sukses. Tak jarang juga orang mengikuti atau mungkin mencibir kiat-kiat tersebut. Dari beberapa yang mengikuti memberikan satement kebenaran perihal kiat tersebut, namun tak menutup kemungkinan juga ada yang gagal, hingga akhirnya muncul cibiran.

Hal itu wajar, mengingat dalam kehidupan selalu ada dua sisi yang berbeda. Namun satu hal yang utama dari setiap motivasi usaha adalah kemauan atau keinginan untuk lebih maju. Artinya, semua motivasi tentang kesuksesan, termasuk kiat-kiat jadi pedagang sukses ada di dalam diri sendiri, yaitu keinginan untuk maju dan berkembang.

Pedagang

Sebelum masuk ke dalam pembahasan kiat sukses, sebaiknya kita pahami dulu segala sesuatu yang disebut pedagang. Pedagang, secara umum diartikan sebagai orang yang menjajakan sesuatu, entah itu barang atau jasa. Artinya, seseorang yang menjadi pedagang tentu saja harus memiliki komoditas yang akan dijajakan. Seseorang yang menjual sesuatu tanpa komoditas, bukanlah pedagang, tetapi bisa disebut sebagai calo, broeker atau perantara.

Pedagang yang baik adalah pedagang yang mengenal barang yang dijajakannya. Apa kelemahan dan kelebihan barang tersebut hingga dianggap penting untuk dibeli konumen. Tanpa pengetahuan ini, seorang pedagang hanya menjadi penjual atau penyambung tangan produsen. Lantas bagaimana jika ada pertanyaan yang menyangkut barang tersebut? Seperti pertanyaan sederhana tentang bahan, warna, ukuran dan sebagainya. Tanpa pengetahuan yang sangat sederhana tersebut, kita tak akan mampu menjawab pertanyaan, terlebih untuk mempromosikannya.

Keinginan

Keinginan adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada manusia. Keinginan sama dengan harapan, tanpa keinginan, manusia tak akan hidup, berkembang biak. Keinginan bisa juga disebut sebagai sifat naluriah manusia. Saat lapar, manusia ingin makan. Lewat keinginan tersebut, manusia akan melakukan usaha untuk menggapai keinginannya. Dengan demikian usaha hadir jika ada keinginan.

Begitu pun dalam berdagang, seseorang yang berdagang sebagai kegiatan usaha tanpa memiliki keinginan, maka kegiatan tersebut bukanlah usaha. Sebagai contoh, orang yang berdagang karena ikut-ikutan, jelaslah tak memiliki keinginan untuk berusaha dan sukses di bidangnya. Sebab apa yang dia lihat dan lakukan adalah keinginan orang lain.

Oleh karenanya apa yang kemudian dia lakukan adalah cara orang lain. Seseorang yang mengikuti cara orang lain, akan memiliki risiko kegagalan dan stress yang sangat tinggi. Karena apa yang dilihatnya adalah kenyataan orang lain yang sebenarnya tidak kita alami.

Oleh karenanya menjadi pedagang yang sukses adalah pedagang yang memiliki keinginan untuk berdagang. Dengan keinginan pedagang akan mencintai usahanya, seberapa pun hasilnya. Dengan cinta, pedagang akan memiliki keinginan lain untuk merawat dan mengembangkan usahanya. Karena keinginan adalah dasar dari berbagai kehidupan manusia.

Loading...
Selanjutnya : Ibadah Kurban dalam Islam
Sebelumnya: Cara Menulis Daftar Pustaka Lebih dari Satu Nama
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar