Kisah Legenda Naga Siro dan Masumi


Kisah Legenda Naga Siro dan Masumi dapat dijumpai dalam komik Legenda Naga garapan Yoshito Yamahara. Di Jepang, komik tersebut diterbitkan oleh Kodansha sejak tahun 1993. Sedangkan di Indonesia, versi terjemahan dalam bahasa Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Sayangnya komik garapan Yoshito Yamahara ini terhenti pada volume 37, lanjutannya yaitu New Legenda Naga ditulis oleh komikus lain.

Alur cerita ini dimulai ketika dua siswa dan siswi SMP, yaitu Siro dan Masumi hendak berdarmawisata ke Cina. Saat mereka berada dalam pesawat yang menuju ke Cina, dewa naga melewati pesawat tersebut. Mereka pun terbawa oleh naga ke Zaman Tiga Kerajaan. Mereka pun disangka “anak naga”.

Siro menyandang titel “guru naga” dan Masumi “putri naga”. Ternyata dewa naga memilih Siro dan Masumi untuk melakukan suatu misi di zaman tersebut. Zuo Ci melatih ilmu pertapa kepada Siro, agar Siro dapat melaksanakan ketertiban di zaman yang kacau dan menyimpang dari sejarah. Seiring dengan berjalannya cerita, Siro menjadi semakin kuat.

Siro berambisi untuk menaklukkan Chung Ta yang memiliki 5 orang Jendral dan pasukannya yang tak takut mati. Lima Jendral tersebut dijuluki dengan 5 dewa Harimau dan pasukannya bernama Taring Harimau. Misi utama anak naga adalah mencegah kehancuran abadi yang akan dilakukan oleh Chung Ta. Masumi menjadi bumbu kisah romantis dalam komik, karena beberapa kali Siro terpaksa merelakan Masumi dalam tawanan musuh demi kebaikan. Sebagai “putri naga”, Masumi menunjukkan kelembutan dan pemulihan.

Komik ini disadur dari sejarah roman klasik Sam Kok dan cerita tentang 5 Jendral Harimau. Sejarah tersebut adalah sejarah terkenal negara Cina. Dalam komik ini juga hadir nama tokoh-tokoh seperti Guan Yu, Liu Bei, Zhang Fei dan Zhao Yun. Nama-nama tersebut juga sering tampil dalam game dynasty warrior.

Komik ini sangat menarik untuk dibaca karena menyuguhkan taktik peperangan dan ilmu silat di jaman tiga kerajaan. Dan tentunya tetap ringan sebagai komik karena dibumbui dengan humor yang menggelitik. Sayangnya penggarap komik yang asli meninggal dunia di tengah-tengah cerita. Sehingga ketika komikus lain meneruskannya pun alur cerita menjadi berantakan, ilmu silat Siro pun menjadi asal-asalan dan humornya terasa garing.

Demikianlah ulasan mengenai kisah legenda naga siro dan masumi.

Selanjutnya : Inspirasi Bapak Manajemen Dunia
Sebelumnya: Film yang Bercerita Romawi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar