Inilah Beberapa Kisah Mistis Lawang Sewu

Anda tertarik untuk mengetahui kisah mistis Lawang Sewu? Lawang Sewu merupakan bangunan kuno di Kota Semarang. Pada masa Kolonial Belanda, bangunan ini merupakan kantor perusahaan kereta api Nederlands-Indische Spoorweg (NIS) Maatschappij. Sejak ditinggalkan oleh NIS pada tahun 1942 karena kedatangan Jepang, penggunaan Lawag Sewu terus berganti-ganti. Bisa jadi karena para pengguna Lawang Sewu sering mengalami kisah-kisah mistis yang menyeramkan.

Suara Orang Menangis

Kisah mistis yang paling sering diceritakan adalah suara orang menangis. Ada beberapa versi tentang asal muasal suara orang menangis ini. Namun hampir seluruhnya menceritakan tentang orang-orang yang mati karena dianiaya. Salah satu versi mengatakan bahwa korban penganiayaan adalah para korban perampokan yang terjadi di tahun 1970-an. Versi lain adalah bahwa orang mati tersebut merupakan korban pembunuhan yang sengaja dibuang di Lawang Sewu.

Suara orang menangis ini kadang terdengar saat malam hari, kadang pula beberapa saat sebelum matahari terbenam. Bagi orang yang tinggal di sekitar Lawang Sewu, suara seperti ini sudah tidak asing lagi walau masih juga dirasa menakutkan.

Menghitung Jumlah Pintu dan Jendela

Disebut Lawang Sewu karena bangunan ini memiliki jumlah pintu dan jendela yang sangat banyak seperti lumrahnya bangunan besar masa kolonial yang memiliki jendela dan pintu yang banyak. Tapi pernahkah Anda menghitung secara manual jumlah pintu dan jendela tersebut?

Dalam denah dan cetak biru bangunan tampak jelas jumlah pintu dan jendela, namun saat dicek langsung pada bangunan, penghitungan secara manual selalu mengalami kesulitan. Jumlah yang dihitung selalu salah. Seringkali pula si penghitung lupa jumlah pintu saat penghitungan mendekati akhir. Hal demikian sulit untuk dijelaskan, apakah karena terlalu banyaknya pintu dan jendela yang harus dihitung, atau karena sebab lain.

Suara Kereta Berjalan

Cerita mistis lain adalah tentang suara kereta lewat di Lawang Sewu. Seperti diketahui, Lawang Sewu merupakan bekas kantor perusahaan transportasi kereta api. Seringkali orang mendengar suara kereta api lewat di Lawang Sewu, padahal di sekitar Lawang Sewu tidak ada jalur kereta. Suara ini memang tidak terlalu jelas, hanya seperti gemuruh saja.

Kisah suara kereta lewat ini ternyata benar-benar ada, namun bukan termasuk kejadian mistis. Suara gemuruh di lawang sewu terjadi ketika ada angin kencang berhembus di sekitar bangunan. Lorong-lorong dan kolom bangunan itulah yang menyebabkan suara saat angin berhembus, terlebih saat bangunan kosong melompong.

Walau cerita seram tentang Lawang Sewu beredar di kalangan masyarakat, tidak semua orang bisa dan pernah mengalami secara langsung kejadian-kejadian aneh di Lawang Sewu. Hanya beberapa orang saja yang pernah mengalami. Itulah yang membuat kisah mistis Lawang Sewu semakin misterius. Untuk membuktikannya, silakan datang ke Lawang Sewu yang telah menjadi salah satu obyek wisata di Kota Semarang.

Loading...
Selanjutnya : Contoh Teks Ceramah Agama Islam tentang Kematian
Sebelumnya: Menimba Semangat dan Kegigihan dari Kisah Inspiratif Dahlan Iskan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar