Klasifikasi Diare Menurut Lama Waktunya


Klasifikasi diare menurut lama waktunya dibedakan jadi tiga; diare akut, diare persisten, dan diare kronis. Ketiga diare di atas miliki masa aktif yang berbeda sesuai dengan jenisnya.

Diare akut misalnya, bisa berlangsung hingga 14 hari. Ini berbeda dengan diare kronis yang bisa sampai 30 hari. Diare lebih dikenal di masyarakat dengan nama mencret atau menceret. Sebuah penyakit dimana  tinja berubah jadi cair atau lembek yang umumnya menyerang tiga kali per 24 jam.

Penyebab

Soal penyebab diare itu sendiri ada banyak faktor yang memengaruhi. Yang jelas untuk gejala biasanya ditandai dengan perut mual serta muntah. Salah satu penyebab umum diare akibat konsumsi makanan berlebih yang tak wajar. Misalnya saja mengomsumsi makanan pedas, asam, atau buah-buahan tertentu.

Diare juga muncul akibat alergi serta komplikasi penyakit lain. Virus serta bakteri tertentu juga kerap timbulkan penyakit diare. Bagi mereka yang gemar minum minuman alkohol, konsumsi berlebih bisa pula akibatkan diare.

Klasifikasi

Di awal disebutkan jika diare menurut lama waktunya dibedakan menjadi tiga. Penjelasan selengkapnya sebagai berikut:

1. Diare akut: diare jenis ini bisa menyerang setiap saat. Masa aktifnya mencapai satu minggu atau 14 hari. Tinja akan berupa lunak atau cair saat dikeluarkan. Feses disertai atau tanpa lender serta darah.

2. Diare persisten: diare ini miliki masa aktif 15 hingga 30 hari. Diare persisten adalah kontinyuitas dari diare akut. Sebuah posisi peralihan diare akut menuju ke kronis.

3. Diare krois: diare jenis ini sering timbul dan hilang. Terjadi akibat adanya penyebab di luar non infeksi. Misalnya saja karena gangguan metabolisme atau penyakit sensitif gluten. Masa aktifnya lebih dari 30 hari.

Perawatan

Cara paling sederhana dalam lakukan perawatan penderita diare adalah dengan pemberian oralit. Pengobatan oralit dan tablet zinc telah menyelamatkan puluhan juta nyawa penderita diare dalam 25 tahun terakhir. Namun jika tak  tersedia bubuk oralit bisa membuatnya sendiri dengan bahan sebagai berikut:

1. 200 mililiter air matang.
2. Dua sendok teh gula pasir.
3. Setengah sendok teh garam halus.
4. Campur semua bahan di atas dan berikan ke penderita.

Nah, itulah sekelumit informasi tentang klasifikasi diare. Semoga bisa membantu dan menambah pengetahuan baru terkait penyakit perut melilit ini.

Selanjutnya : Tips Memilih Buku Ilmu Pengetahuan Populer Komputer untuk Anak
Sebelumnya: Cara Modifikasi Tiger 200
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar