Klasifikasi Tumbuhan Paku


Klasifikasi tumbuhan paku dibedakan menjadi beberapa macam. Ada klasifikasi yang berdasarkan jenis sporanya dan klasifikasi lainnya menurut sifat morfologinya. Berikut ini adalah klasifikasinya.

Klasifikasi Berdasarkan Jenis Spora

Klasifikasi jenis spora ini dilihat berdasarkan bentuk, jenis, dan jumlah sporanya.

a. Paku Homospora

Tumbuhan paku jenis ini hanya menghasilkan satu jenis spora. Semua spora memiliki ukuran dan bentuk yang sama.

Contoh: Lycopodium sp.

b. Paku Peralihan

Paku jenis ini menghasilkan dua jenis spora, yaitu spora betina dan spora jantan. Spora ini juga memiliki bentuk dan ukuran sama.

Contoh: Paku Ekor Kuda

c. Paku Heterospora

Tumbuhan paku jenis ini memiliki makrospora untuk individu yang berkelamin betina, juga memiliki mikrospora untuk individu yang berkelamin jantan. Ukuran makrospora lebih besar jika dibandingkan dengan ukuran mikrospora.

Contoh: Marsilea Crenata dan Selaginella sp.

Klasifikasi Berdasarkan Sifat Morfologinya

Klasifikasi berdasarkan sifat morfologi berdasarkan bentuk fisik tumbuhannya.

a. Psilophytineae (Paku Purba)

Paku purba adalah tumbuhan paku yang paling sederhana. Psilophytineae memiliki batang beruas dan mempunyai buku nyata. Pada batangnya tumbuh daun-daun berukuran kecil seperti sisik. Sporangium ada di ketiak daun atau sinangium.

Contoh: Psilotum sp.

b. Lycopodiinae (Paku Kawat)

Daun Lycopodiinae berbentuk sisik dan tersebar di batangnya. Spora yang dihasilkan tidak memiliki flagela. Sporangiumnya membentuk strobilus pada ujung cabang atau batangnya.
Contoh: Lycopodium Clavatum dan Selaginella Caudata

c. Equisetinae (Paku Ekor Kuda)

Batang Equisetinae mempunyai rongga dan memiliki cabang yang berkarang di tiap buku dan batangnya.Sporofilnya membentuk perisai dengan sporangium di bagian bawahnya. Sporofil ada pada strobilusnya di ujung cabang atau batangnya.

Contoh: Equisetum sp.

d. Filicinae (Paku Benar)

Paku jenis ini memiliki daun yang sempurna atau disebut frond, duduk daun pada batangnya berbentuk sayap. Sporangiumnya tersusun dan berbentuk sorus pada permukaan daunnya.

Contoh: Dryopteris sp, Marsilea Crenata, Simbar Menjangan (Platycerium Coronarium), dan Suplir (Adiantum sp)

Klasifikasi tumbuhan paku di atas semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang tumbuhan, khususnya tumbuhan paku.

Selanjutnya : Apa Bedanya Organisasi Sekolah yang Bagus dan Organisasi Sekolah yang Tidak Bagus
Sebelumnya: Manfaat Makanan Bergizi bagi Balita
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar