Komunitas Gay di Jakarta


Komunitas gay di Jakarta semakin merebak. Tidak ada larangan dari pemerintah. Dilihat dari perspektif agama, tentu itu adalah dosa besar yang sulit terampuni. Banyak hal terjadi di dunia sehingga gay menjadi gaya hidup.

Mereka tidak berteriak bahwa mereka adalah gay. Dengan bertingkah laku dan bergaul dengan sesama lelaki, banyak yang menyimpulkan bahwa mereka adalah “kaum lain”. Di Jakarta, semua ada. Di mana saja dapat dibuat sebuah komunitas. Selama tidak mengganggu orang lain, sah sah saja membentuk komunitas.

Kaum Gay

Dulu kaum gay masih malu dan takut untuk mengakui keberadaan mereka. Sekarang kaum gay, khususnya di Jakarta, semakin marak. Ada yang masih pelajar. Mereka tidak malu mengakui hal tersebut. Selain itu, banyak media mengekspos artis yang berlakon sebagai gay. Itu sah dalam dunia film atau sinetron. Itu seperti hal yang biasa.

Komunitas gay juga membuka usaha. Contohnya, di daerah Benhill ada panti pijat khusus gay. Harganya murah, sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu sekali pijit. Namun, harga bisa naik menjadi Rp 500 ribu jika pijatannya sangat memuaskan.

Komunitas gay di Jakarta semakin marak dengan adanya pertunjukan tari oleh kaum gay. Dapat dikatakan, itu adalah tarian streaptease. Sebut saja daerah Hayam Wuruk. Di daerah kumuh itu cukup ramai pada malam karena dikunjungi banyak orang.

Di daerah Kebayoran Baru juga ada acara setiap beberapa minggu sekali. Jadwalnya dapat dilihat di internet. Semua itu terasa sangat wajar. Kaum gay merasa risi ketika ada berita tentang Ryan, gay yang melakukan pembunuhan sadis. Mereka merasa bahwa gay memberikan suasana gembira, tidak sadis seperti itu.

Fenomena Gay

Paa lelaki yang berkepribadian seperti wanita atau Gay, diperngaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunay adalah faktor lingkungan.

Anak tumbuh besar mengikuti pergaulan yang ada di lingkungannya. Misalnya, di lingkunagn sebagian besar anak perempuan. Sewaktu kecil, anak Anda terbiasa bermain dengan perempuan.

Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan ketika tumbuh besar tingkah lakunya akan mirip dengan anak perempuan. bahkan, anak lelaki Anda juga kemungkinan bisa menyukai sesama jenisnya (lelaki).

 

Selanjutnya : Komposisi Keju Gruyere dari Swiss
Sebelumnya: Manfaat Tebak-Tebakan Dunia Tawa Pada Media Internet
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar