Konsep Teori Produksi dalam Ekonomi Mikro


Konsep teori produksi merupakan bagian dari pembelajaran ilmu ekonomi mikro. Teori produksi diartikan sebagai teori yang menjelaskan tentang hubungan antara berbagai faktor produksi, tingkat produksinya, serta hasil outputnya.

Faktor produksi diartikan sebagai berbagai sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa. Dulu yang disebut faktor produksi hanya modal, tenaga kerja, sumber daya alam, dan faktor kewirausahaan atau kecakapan tata laksana. Sekarang, faktor informasi menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah proses produksi. Saat ini terdapat lima faktor produksi, yakni modal, tenaga kerja, sumber daya fisik, kewirausahaan, serta informasi.

Pembagian Faktor Produksi

Berkaitan dengan durasinya, faktor produksi dibedakan menjadi dua, yakni:

  • Produksi Jangka Pendek (Short Term) yaitu apabila ada sebagian faktor produksi yang berubah sedang yang lainnya konstan. Misalnya jumlah modalnya tetap sedang tenaga kerjanya mengalami perbuahan. 
  • Produksi Jangka Panjang (Long term), yaitu apabila semua faktor produksi sifatnya bisa berubah, baik dikurangi maupun ditambah sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 

Dalam menjalankan perusahaan, untuk mencapai output maksimal, ada dua titik fokus yang bisa menjadi titik tolak untuk menjalankan perusahaan yakni berapa jumlah output barang atau jasa yang harus dihasilkan atau bagaimana kombinasi terbaik dari faktor-faktor produksi yang ada yang bisa digunakan untuk mencapai output maksimum.

Macam-macam Teori Produksi

Berkaitan dengan teorinya, ada dua macam teori produksi, yaitu:

1. Teori Produksi dengan Satu Faktor Perubah

Dalam teori produksi yang menggunakan satu faktor perubah ini terdapat sebuah hukum yang disebut The Law Diminishing of Return yang dipopulerkan oleh David Ricardo. Bunyinya:

“Jika faktor produksi yakni tenaga kerja ditambah kuantitasnya, maka hasil produksi total akan mengalami kenaikan. Jika penambahan terus dilakukan, maka penambahan total produksinya akan mencapai titik maksimum dan kemudian menurun hingga mencapai angka negatif”.

2. Teori Produksi dengan Dua Faktor Perubah

Dalam teori ini, ada dua faktor produksi yang mengalami perubahan yakni modal dan tenaga kerja dan perubahannya digambarkan dalam sebuah kurva isocost dan isoquant. Jika tenaga kerja dan modal digabung dan menghasilkan satu tingkat produksi tertentu disebut dengan kurva produksi sama atau isoquant. Sedangkan isocost atau garis biaya sama menggambarkan gabungan dari faktor produksi yang bisa diperoleh dengan memakai biaya tertentu.

Demikian sekilas tentang konsep teori produksi. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Nama Universitas Beasiswa Dikti
Sebelumnya: Bahan yang Aman untuk Lipstick
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar