Kontruksi Beton Anti Gempa

Gempa merupakan sebuah bencana alam yang sering mengakibatkan banyak kerugian baik materiil maupun nyawa manusia. Bencana gempa dapat menimpa daerah di mana saja di dunia ini. Salah satu bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi yang sering kali terjadi adalah pembangunan rumah tahan gempa. Dalam membangun rumah dalam jenis ini maka dapat menggunakan kontruksi beton anti gempa.

Beton adalah satu jenis bahan utama pembangun bangunan yang sudah banyak digunakan. Bahan ini mulai menggeser penggunakan bahan utama kayu, batu ataupun batu bata sebagai bahan utama pembangun rumah.

Loading...

Tujuan utama dari pemakaian konstruksi beton untuk tahan gempa ini adalah membuat rumah bertahan dari goncangan gempa yang terjadi. Ketika gempa terjadi, maka rumah tak akan seketika itu juga menjadi roboh dan rata dengan tanah. Namun, dengan rancangan kosntruksi yang tepat maka rumah hanya akan sedikit bergeser mengikuti pergeseran bumi yang sedang terjadi.

Sebuah rumah memiliki bagian utama yang akan menentukan seberapa kuat rumah tersebut untuk bertahan. Dalam merancang konstruksi rumah agar tahan gempa maka ada bagian utama dari rumah tersebut yang harusnya menjadi konsentrasi utama. Berikut adalah dua bagian kontruksi beton anti gempa.

Pondasi Rumah

Pondasi rumah adalah bagian paling bawah yang ada di dalam bangunan rumah. Dapat dikatakan bahwa rumah yang kuat dibuat dengan pembangunan pondasi yang kuat juga. Demikian pula untuk rumah tahan gempa maka pembuatan pondasi haruslah lebih kuat dibandingkan dengan jenis rumah yang lain.

Secara umum, pondasi rumah disusun atas kumpulan batu kali. Untuk membuat lebih kuat maka di bagian pokok atau sudut dari rumah dibuat pondasi telapak. Hal ini dibuat dengan perangkaian beberapa buah besi di susun dengan bentuk persegi. Fungsinya adalah untuk menahan beban dari rumah tersebut dengan lebih kuat.

Isolation Base

Isolation base adalah alat yang digunakan untuk membuat sebuah penerapan teknik anti gempa dengan sistem rumah menggunakan basis isolasi. Alat ini digunakan untuk memisahkan tanah yang sedang bergetar. Sehingga alat ini mampu untuk melindungi kekokohan dari rumah dan membuat kerja dari seismiknya menjadi lebih meningkat. Dengan penggunaan teknik ini akan mengkontrol gerakan seismik yang terjadi.

Inilah beberapa rancangan utama dan penting dalam membuat kontruksi beton anti gempa yang mampu membuat rumah bertahan dari goncangan gempa yang terjadi. Semoga ulasan ini bermanfaat untuk Anda.

Loading...
Selanjutnya : Memilih Resep Sayur-sayuran Untuk Si Kecil
Sebelumnya: Naruto Shippuden Episode Terakhir
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar