Korban Penyiksaan dalam Seks


Korban penyiksaan dalam seks kerap mengalami trauma yang sangat panjang. Kekerasan seksual menjadi isu yang sangat rumit dan sangat rentan dialami oleh perempuan dan anak-anak.

Walaupun kasus kejahatan penyiksaan dalam seks sering terjadi berulang-ulang bahkan tidak sedikit sampai korban meninggal dunia, masih banyak masyarakat yang tidak peka dan memahami kejahatan ini.

Kekerasan seksual kerap dianggap sebagai kejahatan kesusilaan biasa, yang menyebabkan kekerasaan seksual dianggap kurang penting dibandingkan dengan kejahatan pembunuhan. Padahal korban penyiksaan dalam seks bisa mengalami trauma yang sangat panjang, bahkan penyiksaan dalam seks bisa mengakibatkan pembunuhan.

Kekerasan seksual bisa terjadi pada siapa pun dan kapan pun, di mana saja, khususnya perempuan dan anak-anak. Bahkan kekerasan  dalam seks bisa terjadi pada anak laki-laki.

Yang dimaksud dengan penyiksaan seksual adalah suatu perbuatan yang secara sengaja dan khusus menyerang bagian organ seksualitas perempuan, yang bisa mengakibatkan sakit baik secara jasmani rohani dan seksual.  Kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja dan oleh siapa saja, salah satunya di dalam keluarga.

Seksual dalam Rumah tangga

Bentuk-bentuk kekerasan seksual bisa terjadi di dalam keluarga dikenal dengan istilah domestic violence. Kekerasan di dalam rumah tangga memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Dilakukan di dalam rumah.
  • Bentuk kekerasan secara fisik dan pisikis.
  • Dilakukan oleh orang yang memiliki hubungan¬† dekat atau keluarga
  • Biasanya kekerasan terjadi berulangkali.

Kebanyakan korban penyiksaan dalam seks di lingkup rumah tangga korbannya aalaj perempuan dan anak-anak, sedangkan pelakunya adalah laki-laki (suami, ayah, paman atau saudara lainnya).

Namun dalam beberapa literature menyebutkan bahwa umumnya kekerasan seks dalam rumah tangga memiliki pengertian khusus yaitu kekerasan yang dilakukan oleh suami kepada istrinya atau Wife beating.Banyak kasus penyiksaan seks dalam rumah tangga tidak terungkap dengan alasan :

  • Rumah tangga atau keluarga adalah wilayah privasi, oleh sebab itu banyak yang tidak bisa mencampurinya.
  • Adanya pandangan bahwa suami memiliki kekuasaan di dalam keluarga.
  • Perasaan takut dan malu untuk melaporkan dan mengungkapkannya kepda umum.

Penyelesaian Kekerasan dalam Seks

Kasus kekerasan seksual, bukan hanya masalah bagi perempuan namun merupakan masalah kemanusiaan. Mitos yang selama ini dibangun memosisikan lelaku sebagai penguasa dan perempuan sebagai pelayan nafsu adalah tidak benar dan harus bersama-sama diluruskan.

Penganggulangan kejahatan seksual juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan upaya perlindungan terhadap masyarakatnya dan juga korban penyiksaan dalam seks yang harus diperhatikan kondisi kejiwaan dan kesehatannya, Dan yang tak kalah penting adalah menghukum pelaku dengan hukuman yang adil dan setimpal atas perbuatannya.

Jika Anda mengelami hal ini, segera ceritakan pada orang terdekat dan terpercaya, setelah itu laporkan ke pihak berwajib. Karena, tidak ada pembenaran apapun atas tindakan kekerasan.

Selanjutnya : Obat Sakit Mata Orang Dewasa
Sebelumnya: Hadist tentang Sabar dan Ikhlas
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar