Kram pada Perut Tapi Tidak Hamil Atau Haid? Waspadalah!


Kram pada perut memang sering dialami oleh perempuan yang tengah hamil atau yang menjalani siklus menstruasi. Namun, jangan salah. Jika Anda sering mengalami kram perut padahal tidak hamil atau haid, ada beberapa kemungkinan penyakit yang tengah Anda derita tanpa disadari.

Normalnya, seseorang yang hamil kemudian menderita kram perut, merupakan sesuatu yang normal. Rahim merupakan tempat perkembangan janin. Demikian pula, ketika seseorang mengalami haid. Rahim tengah menjalani peluruhan sehingga kram terasa. Tapi, bagaimana jika ternyata kita masih saja merasakan kram tersebut padahal dalam keadaan biasa-biasa saja? Ada beberapa kemungkinan.

Pertama, radang rahim atau autoimmune oophoritis. Kondisi ini disebabkan oleh rusaknya dinding rahim oleh serangan selnya sendiri. Akibatnya, dinding rahim menjadi keras. Dalam taraf tertentu, kesuburan perempuan dapat hilang oleh radang ini. Beberapa gejala yang menandai seseorang mengalami peradangan pada rahimnya, di antaranya adalah susah tidur, nyeri pada perut, demam, mudah gelisah, dan menstruasi yang tidak lancar.

Kedua, kanker ovarium. Penyakit ini cenderung lebih sering dianggap sebagai gejala depresi biasa. Karena, pada umumnya, ‘hanya’ rasa nyeri pada rahim, buang air kecil yang terlalu sering, dan siklus menstruasi yang tidak lancar dan tidak biasa. Namun, sejatinya, rahim telah mengalami pembengkakan oleh kanker ini. Meskipun kanker ovarium dapat disembuhkan, pada stadium akut, kanker tersebut dapat menyebabkan kematian.

Ketiga, kemungkinan terdapat kista di rahim. Berbahaya atau tidaknya kista tersebut, salah satunya bisa dilihat dari melekat atau tidaknya kista tadi pada dinding rahim, serta tumbuh atau tidaknya. Jika didiamkan, kista dapat berkembang jadi kanker.

Langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan operasi untuk mengangkat kista tadi. Ada kista endometriosis dan kista ovarium. Kista endometriosis ditandai dengan benjolan yang terletak di luar rahim yang penyebabnya adalah, darah menstuasi yang tertampung dalam perut.

Ketiga penyakit di atas memang harus diwaspadai. Namun, kita tidak perlu paranoid dengan menyamakan semua kram perut pada perempuan dengan penyakit-penyakit tersebut.

Selama kejadiannya berlangsung pada saat haid, atau hamil, kemungkinan kram perut tersebut normal. Cara mengatasi kram pada perut yang normal seperti ini, cukup dengan meminum obat pereda nyeri, atau jika mengganggu aktivitas, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Selanjutnya : Manfaat dan Kelebihan Pakai Krim Malam
Sebelumnya: Khalid Bin Walid Sahabat Nabi Muhammad
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar