Jenis-Jenis Kucing Tak Ada Bulu

Kucing tak ada bulu atau kucing jenis sfinks memang jarang ditemui di dekat kita. Namun, bukan berarti mereka tidak ada di dunia. Apakah perbedaannya dengan kucing berbulu biasa? Apa sajakah jenis-jenisnya?

Tidak ada yang dapat memastikan kapan kemunculan sfinks pertama kali. Ia sudah muncul di Amerika Latin pada 1930-an. Kemudian terjadilah mutasi ke berbagai negara. Adapun kucing Sfinks yang sekarang dominan adalah Sfinks Kanada yang berasal dari keturunan seekor kucing tak berbulu, bernama Prune, yang lahir dari kucing berbulu hitam-putih di Kanada pada  pertengahan 1960-an.

Prune kemudian dikawinkan dengan induknya dan menghasilkan keturunan yang lebih ‘telanjang’ alias tak berbulu lagi. Beragam jenis Sfinks sendiri kemudian muncul karena persilangan dan pengembangbiakan khusus yang dilakukan berbagai peneliti.

Beberapa jenis kucing sfinks di antaranya adalah sebagai berikut.

1.    Sfinks Kanada, yang lahir dari keturunan Prune. Tidak betah dengan suhu dingin dan cenderung lekat pada tuannya atau hewan lain demi memperoleh kehangatan. Jika dilihat keturunan Sfikns Kanada masih ‘mempertahankan’ pola hitam-putih pada kulit ‘telanjang’-nya. Penyebab ia tak berbulu adalah gen resesifnya.

2.    Don Sfinks, adalah kucing sfinks asal Rusia. Ia tak berbulu karena gen dominannya. Ukuran tubuhnya sedang, dengan telinga yang besar, mata tajam. Kulitnya bisa terlalu berminyak jika terlalu banyak mandi.

3.    Peterbald, yang merupakan hasil eksperimen dikawinkannya Don Sfinks bernama Afinogen Myth dengan kucing betina Oriental berbulu pendek yang diberi nama Radma von Jagerhov. Dari keduanya inilah lahir empat kucing yang menjadi ‘leluhur’ Peterbald. Kesan anggun ada pada kucing ramping ini, dan ciri khas lain adalah kepala panjang, badan tegak, dan ekornya yang panjang bagai cambuk.

4.    Kucing Bambino, kakinya sangat pendek. Ia adalah hasil persilangan kucing muchkin dengan kucing sfinks. Namanya berasal dari bahasa Italia, bambino yang bermakna ‘bayi’ karena memang penampilannya yang bagaikan anak kucing. Perawatannya harus ekstra, karena Bambino mesti dimandikan dengan air dan sabun.

Secara umum jenis-jenis sfinks sangat hangat ketika disentuh karena tak ada bulu yang menempel. Dari segi sifat, mereka ekstrovert. Cerdas, penuh rasa ingin tahu, dan memiliki energi besar. Namun, jika Anda ingin memelihara kucing tak ada bulu seperti ini, tidak hanya harus merogoh kocek besar, tetapi juga, Anda mesti sangat telaten karena perawatannya spesial.

Loading...
Selanjutnya : Kode Area Telepon Indonesia
Sebelumnya: Stik Coklat sebagai Resep Camilan Praktis dan Mudah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar