Tokoh Keroncong dan Kumpulan Komponis Keroncong Indonesia


Keroncong memang bukan musik asli dari tanah air, musik ini masuk ke Indonesia melalui para budak kapal-kapal Portugis yang saat itu sedang mencari rempah-rempah di Nusantara. Pada perkembangannya, musik keroncong di tangan para komponis Indonesia menjadi musik yang kental dengan semangat nasionalisme dan memiliki ciri khas Indonesia, serta dapat membangkitkan semangat perjuangan mengusir penjajah. Berikut ini adalah sebagian dari tokoh keroncong dan kumpulan komponis keroncong Indonesia yang cukup terkenal.

Beberapa tokoh dan komponis keroncong berikut ini merupakan orang-orang yang memang mendedikasikan hidupnya untuk perkembangan musik keroncong di tanah air, beberapa di antara mereka adalah:

1.  Ismail Marzuki

Beliau adalah orang Jakarta asli, lahir di Kwitang, Jakarta Pusat, 11 Maret 1914. Lagu yang pertama kali dibuatnya adalah O Sarinah pada tahun 1931. Hingga akhir hayatnya beliau telah menghasilkan sekitar 200 lagu, beberapa di antaranya adalah Keroncong Serenata, Keroncong Hikayat 1001 Malam, Rindu Malam, dan Rayuan Pulau Kelapa.

2.  Gesang Martohartono

Lahir di Surakarta, tanggal 1 Oktober 1917, namanya sangat terkenal, tidak saja di tanah air tapi hingga ke manca negara. Beberapa karya beliau adalah : Ali-ali, Jembatan Merah, Pamitan, Impenku, Borobudur, Kalung Mutiara, Tirtonadi, Seto Ohashi, serta yang sangat terkenal adalah Bengawan Solo yang telah diterjemahkan ke dalam 13 bahasa.

3.  Waldjinah

Lahir di Solo, 7 November 1945, menjadi terkenal setelah mempopulerkan lagu Walang Kekek, sehingga sempat dijuluki si Walang Kekek. Selain itu beberapa lagu ciptaannya adalah: Rudjak Ulek, Warung Pojok, Othok-othok Unine Tekek, Gethuk Lindri, Ande-ande lumut, dan Suwe Ora Jamu.

4.  Sundari Untinasih Soekotjo

Lahir di Jakarta, 14 April 1965. Sangat terkenal karena telah menjadi penyanyi keroncong tetap di Istana sejak zaman Orde Baru hingga saat ini. Berbagai prestasi yang pernah diraih di antaranya adalah:

a.  Finalis Festival Keroncong Remaja, tahun 1978.

b.  Runner up pada event Juara Bintang Radio dan TV, tahun 1979.

c.  Memperoleh Keroncong Award 2002 dari Yayasan Bina Suci dan Radio Republik Indonesia.

d.  Mendapat penghargaan khusus di event AMI-Sharp Award ke-6.

Sebenarnya masih banyak tokoh dan komponis keroncong lain yang memiliki peran tak kalah pentingnya dalam melestarikan musik keroncong di tanah air. Sekian tulisan mengenai tokoh keroncong dan kumpulan komponis keroncong Indonesia ini, semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Contoh Puisi Ulang Tahun buat Pacar
Sebelumnya: Tip Memilih Warna Cat Kamar Tidur
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar