Masa Depan Kura-Kura di Laut

Dari segi ukuran dan bentuk tubuh, kura-kura di laut berukuran lebih besar dibandingkan dengan kura-kura air tawar ataupun kura-kura darat. Dua kaki depan pada tubuh kura-kura digunakan untuk mendayung, sedangkan dua kaki belakang mendorong tubuh kura-kura agar dapat berenang maju.

Kura-kura laut memiliki mekanisme perlindungan yang sama dengan kura-kura pada umumnya. Tempurung pada tubuh kura-kura digunakan untuk melindungi dari musuh atau kondisi yang tidak sesuai. Jika kondisi sudah membaik, mereka mengeluarkan kepala dan kaki dari dalam tempurung, kemudian berenang kembali.
Kura-kura laut tidak selamanya hidup di dalam air. Sesekali mereka akan ke darat untuk bertelur. Mereka akan menimbun semua telurnya pada pasir agar suhunya tetap terjaga, setelah itu sang induk akan meninggalkan telurnya dan kembali ke laut.

Telur-telur tersebut akan menetas dengan sendirinya. Naluri kura-kura yang menetas akan membimbing mereka ke laut. Namun, tidak semua kura-kura mampu menjadi dewasa. Gulungan ombak maupun jarahan manusia mengakibatkan mereka mati bahkan saat mereka belum sempat menujulaut.

Adaptasi Penglihatan Kura-Kura

Pada malam hari, kura-kura di laut dapat melihat dengan jelas sekalipun di dalam air karena retina kura-kura memiliki lebih banyak sel batang. Adaptasi pada spesies kura-kura darat membuat mereka  memiliki ketajaman penglihatan terhadap objek dan kemampuan melihat ke bawah.

Kura-kura air tawar memiliki adaptasi penglihatan yang berbeda. Lingkungan menuntut mereka untuk bersembunyi dari serangan predator, sehingga sekalipun badan kura-kura terbenam dalam air, mata, dan hidungnya tetap bisa berada di permukaan.

Kura-Kura Terancam Punah

Semakin bertambahnya populasi manusia ternyata berbanding terbalik dengan populasi kura-kura. Penurunan populasi yang terus terjadi juga disebabkan karena tingkat perkembangbiakan kura-kura terbilang lambat. Baik kura-kura darat, laut, maupun air tawar, hampir semuanya diburu demi kepentingan manusia.

Penyelundupan pun masih terus terjadi, terutama untuk kura-kura yang memiliki daya jual tinggi seperti kura-kura moncong babi.Hingga saat ini, usaha perlindungan kura-kura terus digalakkan, misalnya saja dengan penangkaran telur dan langkah pemindahan kura-kura ke dalam lingkungan konservasi.

Kura-Kura dan Manusia

Selain dapat dijadikan binatang peliharaan, daging kura-kura dapat dikonsumsi. Kedua hal inilah yang menyebabkan populasi kura-kura semakin lama semakin berkurang. Peran dari para pecinta kura-kura tidak akan berjalan maksimal jika orang-orang masih kurang peduli dengan hewan ini. Untuk itu, demi menjaga kelestarian kura-kura, peran dari semua pihak sangat diperlukan. Jangan sampai penyelundupan kura-kura maupun penjualan kura-kura secara ilegal membuat hewan ini musnah.

Demikianlah penjelasan mengenai kura-kura di laut, semoga dapat menambah rasa empati kita untuk terus melestarikan hewan ini dengan cara tidak melakukan eksploitasi terhadap hewan ini. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Lima Kunci Menjadi Pengusaha Sukses
Sebelumnya: Isi Makalah Cara Mendirikan Usaha
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar