Banyak Lagu Malaysia Laris di Indonesia th 90-an

Banyak lagu Malaysia laris di Indonesia th 90-an. Pada dekade itu, musik Malaysia begitu popular di Indonesia. Penyanyi serta band Malaysia juga sangat diminati di Indonesia. Sebut saja Sheila Majid, Amy Suhaimi, Siti Nurhaliza, Saleem, Uk’s merupakan artis Malaysia papan atas yang sangat berkibar di Indonesia.

Saat itu, lagu “Isabella” dari Search mendominasi telinga para pendengar radio di tanah air. Ada juga tembang duet Inka Christie dan Amy Search berjudul “Jangan Pisahkan” dan “Cinta Kita”. Banyak orang menyanyikan dan mendengarkan lagu tersebut, terutama gelombang di radio AM & FM.

Lagu Malaysia

Berikut ini lagu Malaysia laris di Indonesia th 90-an

  1. “Tiada Yang Lain” dari Fenomena
  2. “Kulihat Syurga di Wajahmu” dari Nash
  3. “Hanya Satu Persinggahan” dari Ekamatra
  4. “Gerimis Mengundang” dari Slam
  5. “Suci dalam Debu” dari Iklim
  6. “Mencari Alasan” dari Exist
  7. “Sembilu” dari  Ella
  8. “Adakah Kau Setia” dari Stings
  9. “Isabela” dari Amy Search
  10. “Bunga” dari Thomas Arya
  11. Bila Cinta di Dusta dari Screen
  12. “Disini Menunggu” dari Ukays
  13. “Cintaku Tak Terbatas Waktu” dari Anie Carera

Lagu-lagu tersebut menciptakan atmosfer yang mengingatkan pada kehidupan saat itu yang multikultur. Atmosfer unik dari musik Malaysia membuat lagu-lagunya mudah diiingat. Apalagi judul lagu-lagu Malaysia juga pada unik.
Jadi, pada 90-an, lagu Malaysia sempat sangat booming di tanah air. Pada era itu, lagu-lagu Malaysia sangat familiar dan mudah menempati puncak teratas dari tangga-tangga lagu Indonesia.

Sebab, musik Malaysia enak didengar, aransemennya bagus, liriknya mudah dipahami dengan nada yang sesuai, dan oktaf suaranya rata-rata tinggi, serta mempunyai harmoni dan soul. Selain itu, fisik para artisnya rata-rata menarik.
Tidak hanya itu, lagu Malaysia genre musik lainnya juga pun tidak mau ketinggalan. Masih paa era 90-an, grup nasyid bernama Raihan turut meramaikan ranah musik di tanah air.

Lagu-lagu mereka mampu menjadi trend setter bagi remaja-remaja di tanah air. Munculnya Raihan saat itu, menjadi pematik banyaknya grup nasyid lahir di Indonesia. Invasi besar-besaran para musisi Malaysia di era 90 tidak dapat dilupakan mewarnai perjalanan musik di tanah air. Namun, seiring waktu berjalan, eksistensinya semakin luntur di kancah permusikan Indonesia.

Meredup di Tahun 2000-an

Di tahun 1990-an masa emas lagu-lagu Malaysia di Indonesia. Akan tetapi, kini kegemilangan itu sulit untuk diulang kembali. Sulit masuknya lagu Malaysia ke pasar Indonesia sekarang, salah satunya disebabkan oleh ketatnya persaingan dan selera pasar yang berubah.

Di sisi lain, lagu-lagu Indonesia kini justru populer di Malaysia. Banyak artis dari Indonesia yang melakukan konser mempromosikan lagu-lagu mereka di Malaysia. Bahkan disebut-sebut, dibandingkan dengan lagu Malaysia, lagu-lagu Indonesia sekarang lebih popular.

Faktanya lagu-lagu dari grup musik dan penyanyi Indonesia, seperti Rossa, Sheilla on 7, Ungu, Krisdayanti diputar radio-radio Malaysia. Fenomena itu, sempat membuat Persatuan Penyanyi dan Pencipta Lagu Malaysia protes pada tahun 2007.

Masuknya lagu Indonesia ke Malaysia ataupun sebaliknya, sesungguhnya tidak lepas dari kenyataan kedua negara ini berasal dari rumpun yang sama. Masalah siapa yang lebih beken, hanyalah perkara waktu serta kesempatan. Jadi, sebaiknya saling menghormati dan terus berusaha menciptakan karya lebih spektakuler supaya eksistensinya terjaga.

Demikian uraian terkait dengan lagu Malaysia laris di Indonesia th 90-an. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Contoh Surat Kuasa Pengoperasian Bedah
Sebelumnya: Kata-kata Bijak Dari Al-Quran
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...