Asal Usul Lambang Pertamina


PT Pertamina (Persero) sebuah badan usaha milik negara yang memiliki wewenang dalam pengelolaan penambangan minyak serta gas bumi di Indonesia. Perusahaan yang sempat memonopoli kehadiran SPBU di Indonesia ini didirikan pada tanggal 10 Desember 1957. Berikut akan dipaparkan mengenai sejarah lambang Pertamina.

Lambang Pertamina

Pada awal berdiri, lambang Pertamina digambarkan dengan penggabungan unsur kuda laut dan bintang. Lambang yang dipakai sejak tahun 1961 ini dilengkapi oleh banner bertuliskan PERTAMINA dengan dasar berwarna kuning.

Kemudian pada tahun 1968, lambang tersebut dilengkapi oleh empat lengkungan biru. Lambang kuda laut yang telah disempurnakan itu selanjutnya menjadi lambang yang dipakai Pertamina selama beberapa dekade dari 20 Agustus 1968 sampai 10 Desember 2005.

Setelah bertahun-tahun setia dengan lambang kuda laut, akhirnya Pertamina pun mengganti lambang perusahaanya. Lambang tersebut terdiri dari elemen yang membentuk huruf P dan jika diperhatikan bentuknya menyerupai bentuk panah.

Bentuk panah sendiri menjadi representasi bahwa Pertamina harus menjadi perusahaan yang terus maju dan progresif. Elemen yang terdiri dari tiga buah belah ketupat itu menggunakan konsep repetition yaitu pengulangan elemen dengan dasar warna yang berbeda.

Elemen pada lambang Pertamina terdiri dari tiga unsur warna yang masing-masing memiliki makna. Warna tersebut adalah biru yang berarti mencerminkan sifat dapat dipercaya, senantiasa bertanggung jawab dan tentu saja andal.

Warna kedua ialah warna merah yang bermakna bahwa Pertamina harus menjadi perusahaan yang penuh dengan keuletan serta ketegasan, selain itu berani menghadapi berbagai tantangan. Terakhir ialah warna hijau, yang menegaskan bahwa sumber daya energi yang dikelola oleh pertamina merupakan sumber daya berwawasan lingkungan.

Filosofi yang mendalam tersebut ternyata harus dibayar dengan harga mahal. Pertamina  merogoh kocek sampai 350.000 dolar amerika atau setara dengan 3,5 miliyar rupiah “hanya” untuk membuat lambang baru tersebut.

Harga yang dikeluarkan tersebut sempat menjadi isu hangat di kalangan masyarakat dan menuai protes dikarenakan pembuatan lambang Pertamina yang baru dilakukan ketika harga BBM sendiri tengah fluktuatif dan hasil yang dibuat dianggap mengecewakan. Namun semoga dengan dibuatnya lambang baru dapat memberi semangat baru terhadap semua jajaran staf Pertamina agar memberikan layanan yang terbaik.

Selanjutnya : Tempat Berlibur di Bangkok
Sebelumnya: Apa yang Dimaksud Kata Pengantar Buku?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar