Lambang Weton Sabtu Pahing


Anda yang bukan berasal dari suku Jawa, terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah, mungkin tak tahu apa itu ‘weton’. Namun bagi orang Jawa asli, maka ‘weton ternyata berperan cukup besar sebagai sumber prediksi sifat seseorang, nasib, jodoh, dan lainnya. Misalnya seseorang yang memiliki lambang weton Sabtu Pahing dianggap sebagai rajanya weton sebab angkanya paling banyak, yaitu 18.

Weton sendiri dalam bahasa asalnya, Jawa, berakar dari ‘wetu’ yang menjadi kata dasar. Arti ‘wetu’ bila diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi ‘keluar’ yang bermakna hari waktu seseorang manusia keluar atau lahir. Jadi weton adalah hari lahir seseorang yang dihitung menggunakan penanggalan masyarakat Jawa kuno yang selain memakai hari penanggalan masehi, juga memakai penanggalan pasaran.

Penanggalan hari pasaran adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Jika digabung dengan penanggalan masehi menjadi Jumat Legi, Senin Kliwon, Sabtu Pahing, dan lainnya.
Biasanya pada hari lahir seseorang itu, mereka akan membuat bubur merah putih yang dibagikan ke tetangga agar menjadi kebaikan. Ada pula yang melakukan amalan puasa saat weton lahir mereka tiba, sebagai bentuk kesyukuran. Jadi, perputaran weton lahir yang 35 hari sekali dirayakan dengan berpuasa, atau membuat bubur merah putih untuk bersyukur.

Kepercayaan mengenai weton ini tidak begitu berpengaruh dalam hidup masyarakat Jawa yang sudah modern saat ini, apalagi mereka yang telah berpindah jauh dari daerah Jawa, dan merantau. Namun buat beberapa orang, perhitungan weton ini masih berlaku dan diingat serta diamalkan.

Bahkan ada buku primbon yang mencatat masalah weton, cara perhitungannya, makna weton, dan perhitungan saat hendak melakukan sesuatu dengan menggunakan weton. Nama primbon tersebut adalah Betaljemur Adammakna.

Pada primbon yang kerap dijadikan pegangan oleh orang tua itu, biasanya mereka melihat prediksi nasib seseorang dengan weton tertentu. Hampir mirip seperti buku ramalan zodiak, namun lebih rumit dan menggunakan penanggalan yang berbeda.

Yang pasti, sebagai orang yang beragama selayaknya kita tak terlalu percaya dengan ramalan atau perhitungan jalan nasib yang dibuat oleh siapapun. Sebab tak ada yang mengetahui dengan pasti nasib seorang manusia, selain Tuhan semesta alam. Jadi, masih mencari lambang weton Sabtu Pahing dan makna yang terkandung di dalamnya? Hati-hati sebab Anda bisa terjerumus dalam kesyirikan.

Selanjutnya : Uraian Pengertian Masa Kanak-Kanak
Sebelumnya: Sejarahnya Kartini - Habis Gelap Terbitlah Terang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar