Lapisan Udara Stratosfer


Lapisan udara Stratosfer merupakan lapisan kedua yang terdapat di atmosfer bumi dan terletak di antara lapisan Troposfer dan Mesofer. Lapisan ini memiliki ketebalan antara 15 sampai 60 Km dengan lapisan ozon yang terdapat pada ketinggian 20 Km. Lapisan ozon yang ada di ketinggian tersebut berfungsi untuk menyerap radiasi akibat sinar matahri sehingga hal itu dapat membuat bumi terlindung dari bahaya radiasi.

Pada lapisan ini, suhu akan semakin meningkat pada setiap tingkatan ketinggiannya dnegan suhu pada bagian atas stratosfer sama dengan suhu pada permukaan bumi sehingga profil suhu di lapisan stratosfer merupakan kebalikan dari suhu yang terdapat pada lapisan troposfer.

Ciri-ciri Lapisan Udara Stratosfer

Ciri-ciri penting yang perlu dipahami dari lapisan atmosfer bumi yang satu ini adalah keberadaan lapisan ozonnya yang mampu melindungi bumi dari radiasi sinar ultraviolet sehingga radiasi tersebut tidak akan mencapai seluruh permukaan bumi dan manusia pun akan aman dari bahaya tersebut.

Serapan radiasi sinar ultraviolet pada lapisan stratosfer ini dilakukan oleh ozon dan beberapa gas atmosfer lainnya sehingga suhu udara di lapisan ini akan semakin meningkat seiring dengan semakin meningkatnya ketinggian lapisan tersebut. lapisan tersebut mengandung udara kering dengan batas lapisan yang disebut stratopouse.
Lapisan stratosfer ini terdiri atas tiga bagian penting yang mampu melindungi bumi dari bahaya radiasi yang telah disebutkan di atas, yakni :

  • Lapisan udara iosterm, yakni lapisan udara yang terletak di antara 12 sampai 35 Km di bawah permukaan air laut dan memiliki suhu udara antara -50 sampai -55 derajat celcius.
  • Lapisan udara panas, yakni laipsan udara yang terletak di antara 35 sampai 50 Km di bawah permukaan air laut dan memiliki suhu udara antara -50 sampai 50 derajat celcius.
  • Lapisan udara campuran teratas, yakni lapisan udara yang terlatak di antara 50 sampai 80 Km di bawah permukaan air laut dan memiliki suhu udara antara 50 sampai 70 derajat celcius. Pengaruh sinar ultraviolet pada lapisan ini mmebuat oksigen berubah menjadi ozon sehingga kadarnya meningkat dari 5 x 10-² cc/ meter kubik menjadi 9 x 10-² cc/meter kubik.

Demikianlah penjelasan mengenai lapisan udara stratosfer yang bisa membuat kita paham mengapa kita bisa tetap terhindar dari bahaya radiasi sinar ultraviolet dan kenapa pula kita harus menjaga agar kondisi lapisan atmosfer bumi tetap stabil.

Selanjutnya : Karakteristik Alat Meronce untuk Merangsang Motorik Halus
Sebelumnya: Pembuatan Lagu Baru Wali Band Tetap dengan Irama Khasnya?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar