Contoh Laporan Karya Wisata


Dalam kegiatan pembelajaran, para siswa tidak hanya dibatasi untuk belajar di kelas atau di rumah, namun juga perlu diajak ke suatu tempat guna mempelajari hal atau objek tertentu. Fungsi kegiatan ini buka sekadar rekreasi, melainkan juga menyesuaikan teori yang diberikan di sekolah dengan kenyataannya.

Belajar dengan Berwisata

Karena itu, pembelajaran model ini dinamakan dengan teknik karya wisata atau metode mengajar yang dilakukan dengan mengajak para siswa ke suatu tempat yang berada jauh dari sekolah. Di tempat wisata tersebut, siswa tidak hanya mempelajari dan menyelidiki, tapi juga memiliki kewajiban untuk membuat laporan karya wisata.

Laporan karya wisata adalah sebuah laporan kegiatan wisata yang dibuat secara tertulis dan disusun secara sistematis. Isi laporan karya wisata dimulai dari persiapan karya wisata hingga kembali ke rumah masing-masing. Tempat wisata yang menjadi objek tujuan tersebut akan dijadikan inti laporan. Karena itu, seorang siswa tidak boleh melupakan sedikit pun objek-objek yang dikunjungi untuk membuat laporan.
Membuat Laporan Karya Wisata
Sebelum pembahasan dimulai, sebaiknya kita memahami bahwa laporan jenis ini termasuk karangan prosa dengan bentuk narasi dan memiliki sifat nonfiksi. Jadi, isi yang ditulis dalam laporan bukanlah imajinasi atau rekaan penulis, namun memang sesuai dengan kenyataannya. Untuk bisa membuat laporan yang bagus, perhatikan persyaratannya berikut ini.
    Gunakan bahasa baku atau EYD, bahasa yang lugas, santun, dan komunikatif.
    Tulis laporan dengan detail.
    Tulisan bersifat objektif, sesuai dengan kenyataan, dan tidak dibuat-buat.
    Jangan membuat laporan yang berdasarkan pendapat pribadi.
    Laporan harus disajikan secara sistematis berdasarkan pada rentetan peristiwa.
Agar lebih jelas, simak kerangka penyusunan laporan karya wisata berikut ini.
1.    Sampul depan atau cover berisi judul laporan.
2.    Halaman judul sama dengan sampul, namun biasanya diketik di kertas folio.
3.    Motto dan persembahan dari penulis biasanya berisi kata-kata bijak.
4.    Kata pengantar berisi ucapan terima kasih kepada Tuhan dan orang-orang yang berjasa dalam pembuatan laporan ini.
5.    Daftar isi berisi garis besar isi laporan.
6.    Inti laporan berisi semua kegiatan karya wisata, mulai persiapan perjalanan hingga sampai kembali ke tempat semula.
7.    Penutup.
8.    Kesimpulan.
9.    Kritik dan saran berisi kritik dan saran demi kemajuan tempat wisata yang dikunjungi.
10.    Lampiran-lampiran bisa berisi foto atau gambar-gambar tempat wisata
11.    Cover belakang.
Semoga, informasi di atas dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda tentang membuat laporan karya wisata.

Selanjutnya : Contoh Parfum Jaguar untuk Pria dan Wanita
Sebelumnya: Contoh Lagu Keroncong yang Familiar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar