Latar Belakang Memahami Karangan Ilmiah


Menyusun sebuah karya ilmiah telah menjadi bagian dari kehidupan akademis sekolah hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Jika siswa kelas menengah dibiasakan menulis karya tulis ilmiah baik sebagai tugas sekolah maupun mengikuti berbagai event dan lomba, mahasiswa perguruan tinggi diwajibkan menulis karya ilmiah yang disebut skripsi sebagai salah satu syarat utama meraih gelar kesarjanaannya.

Membuat makalah ilmiah sebenarnya tidak susah asal kita memahami struktur karya ilmiah dan mengetahui teknik cara kepenulisannya. Struktur karya ilmiah secara garis besar terbagi dalam tiga bagian utama yaitu pendahuluan, bab isi atau pembahasan, dan bab penutup.

Aspek-aspek yang perlu disertakan dalam bab pendahuluan adalah :

1.  Latar Belakang Masalah, dalam sub bab ini penulis memaparkan alasan ketertarikannya menulis tema karya ilmiah yang dipilihnya. Topik yang sering dibicarakan, penelitian yang bertujuan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi bahasan yang menarik dalam suatu karya ilmiah.

2.  Pembatasan Permasalahan, sub bab ini membatasi permasalahan yang dibahas agar tidak keluar dari tujuan menulis dan kerangka karya ilmiah. Penyajian yang runtut, sesuai dengan tema utama akan mempermudah penulis menyusun karya ilmiah yang efisien dan mudah dipahami oleh pembaca.

3.  Metodologi Penelitian, metodologi penelitian mencakup metode dan teknik analisa yang tepat dalam menulis sebuah makalah ilmiah menentukan keberhasilan kepenulisan.

4.  Landasan Teori, meski sebuah karya ilmiah adalah hasil pemikiran dan analisa seseorang, tetap diperlukan landasan teori sebagai dasar merumuskan permasalahan dan pengolahan data.

Bab isi makalah ilmiah membahas hasil praktikum atau pengamatan penulis, pengolahan data dan analisa yang menjawab permasalahan pada bab pendahuluan. Makalah ilmiah ilmu alam biasanya dilengkapi dengan data praktikum dari hasil praktek di laboratorium, sedangkan makalah ilmiah ilmu sosial mencantumkan hasil survey atau pengamatan terhadap permasalahan yang diangkat.

Bab terakhir adalah penutup, bab penutup biasanya mencakup kesimpulan dari sebuah karya ilmiah dan saran yang berkenaan dengan permasalahan yang dibahas. Bagian paling akhir dari sebuah karya ilmiah adalah daftar pustaka. Kutipan, landasan teori yang bersumber dari sebuah buku wajib mencantumkan daftar pustaka yang menjadi landasannya karena bagaimanapun sebuah tulisan adalah hak cipta yang patut dihargai. Demikianlah latar belakang memahami karangan ilmiah.

Selanjutnya : Latar Belakang Membuat Artikel Tentang Facebook
Sebelumnya: Cara Menulis Latar Belakang Karya Ilmiah Tentang Sastra
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar