Mengenal Lumut Kerak sebagai Lumut Saprofit Parasit

Di dunia tumbuhan dikenal adanya lumut saprofit parasit, yakni lumut kerak atau Lichenes. Meskipun memiliki nama lumut, namun sebenarnya lumut kerak ini tidak masuk dalam keluarga lumut ataupun tumbuhan. Para ahli biologi memasukkan lumut kerak ini ke dalam banyak spesies berdasarkan struktur penghasil spora dan morfologinya. Sangat unik, bukan? Nah, untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai lumut kerak ini, simak penjelasannya sebagai berikut.

Lumut Kerak dan Ekosistemnya

Lumut kerak merupakan simbiosis antara jenis jamur tertentu dengan alga. Mirip seperti keluarga jamur, lumut kerak hidup secara saprofit dan parasit. Sifat saprofit ini ditandai dengan cara hidup yang menumpang pada sisa-sisa makhluk hidup lain. Sementara sifat parasit ditunjukkan dengan cara hidup yang menumpang pada makhluk hidup lain dan merugikan makhluk hidup yang ditumpanginya.

Lumut kerak atau lumut saprofit parasit ini bisa ditemukan di mana saja, mulai dari daerah beriklim tropis hingga daerah beriklim dingin, mulai dari puncak-puncak gunung hingga pantai-pantai. Karena itu pula, lumut kerak ini disebut sebagai makhluk hidup perintis. Lumut kerak bisa hidup di tempat-tempat yang tumbuhan lain belum bisa bertumbuh. Saat kemarau atau musim kering dengan matahari yang menyengat, lumut kerak ini akan tertidur atau seperti dalam keadaan mati. Namun begitu musim hujan tiba, maka organisme ini pun akan segera berkembang lagi.

Lumut kerak memiliki warna hijau, agak kecokelatan. Sebagian ada pula yang berwarna keputihan. Bentuk lumut kerak ini cukup beragam. Ada lumut kerak yang memiliki bentuk lembar-lembaran dan menempel di tanah atau bebatuan, tetapi ada pula lumut kerak yang tumbuh sedikit tinggi hingga menyerupai semak-semak berukuran kecil.

Lumut Kerak dan Manfaatnya

Sebagian orang belum mengenal manfaat lumut saprofit parasit ini, sehingga acapkali meremehkan dan mengabaikannya. Padahal, lumut kerak ini memiliki banyak manfaat bagi manusia. Beberapa manfaat lumut kerak antara lain sebagai berikut.

  • Berdasarkan jenisnya, ada jenis lumut kerak yang bisa digunakan sebagai pewarna untuk kain. Jenis lumut kerak yang dipakai sebagai pewarna misalnya saja jenis Letharia Vulpina dan jenis Xanthoparmelia Chlorochroa.
  • Beberapa jenis lumut kerak juga bisa dipakai sebagai obat dan minuman kesehatan.
  • Lumut ini bisa sebagai organisme perintis yang hidup di suatu tempat. Lumut kerak yang menempel pada batu bisa membantu proses pelapukan batu menjadi tanah, sehingga akhirnya bisa digunakan untuk berkembangnya tumbuhan lain.
  • Lumut ini bisa menjadi indikator pencemaran lingkungan. Keberadaan lumut kerak menandai bahwa suatu daerah belum terkena pencemaran yang parah. Sebaliknya, lumut kerak akan mati atau tidak dapat berkembang sama sekali pada daerah dengan tingkat pencemaran yang tinggi. Misalnya saja, pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh logam, pestisida, dan bahan-bahan berbahaya lainnya.

Nah, itulah gambaran mengenai lumut saprofit parasit yang disebut lumut kerak. Coba amati di sekitar Anda, mungkin Anda bisa menemukannya.

Selanjutnya : Ini Dia Daftar Urutan Orang Kaya Indonesia
Sebelumnya: Apa Kelebihan Revolver Senjata Api
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...