Macam-macam Alat Musik Tiup Tradisonal Asia


Apa saja macam-macam alat musik tiup itu? Banyak ragam alat musik tradisional yang tersebar di penjuru Asia. Salah satunya adalah alat musik tiup.

Alat musik tiup merupakan intrumen musik yang dimainkan dengan cara ditiup. Tiap alat musik memiliki teknik peniupan yang berbeda-beda, bergantung pada jenis bahan pembuatannya serta fungsinya.

1.    Alat musik tiup tradisional Jepang yang terkenal adalah Shakuhachi. Alat musik ini terbuat dari bambu dengan jumlah lubang sebanyak 5, yakni 4 di bagian depan dan 1 di bagian belakang.

Alat musik ini hampir sama dengan alat musik modern recorder karena memiliki panjang 55 cm dengan bunyi yang dikeluarkan berupa nada pentatonik. Bagian ujung dari Shakuhachi adalah ujung ruas bambu yang dipotong lalu diambil bagian tengahnya, dan diberikan lubang.

2.    Alat musik tiup tradisional Korea yang terkenal adalah Taepyeongso. Alat musik ini terbuat dari dua bahan, yaitu kayu dan logam. Bahan kayu digunakan pada bagian badan dengan memiliki tujuh lubang.

Ujung alat musik ini disambung dengan menggunakan bahan logam yang berbentuk seperti lonceng. Alat musik ini biasanya digunakan pada upacara keagamaan Budha.

3.     Alat musik tiup tradisional Cina yang terkenal adalah Dizi. Alat musik Dizi terbuat dari bambu dengan jumlah lubang sebanyak 12 yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Ada yang berfungsi untuk meniup, ada yang berfungsi sebagai membran suara, memainkan nada, mennggikan nada, dan memanjangan suara nada.

4.    Sementara itu, alat musik tiup tradisional yang berasal dari Indonesia sangat beraneka ragam. Saluang merupakan aat musik yang berasal dari Tanah Minang, Triton merupakan alat musik dari Papua yang terbuat dari bahan kerang laut yang berukuran besar, Suling berasal dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu, Perep dari Bali, Riding dari daerah Gunung Kidul, Kinu dari Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa bahan dasar pembuatan macam-macam alat musik tiup tradisional yang ada di Asia memiliki kesamaan, yakni terbuat dari bahan-bahan alam yang secara mayoritas menggunakan bahan bambu, logam, atau bahan alam lainnya.

Selanjutnya : Mengapa Kehamilan Ditandai Dengan Menstruasi Yang Tak Kunjung Datang
Sebelumnya: Menyimak Cerita Cinta Dua Diana
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar