Macam-macam Bencana Alam dan Dampaknya


Sebelum kita mengetahui macam-macam bencana alam, kita perlu tahu dulu apa itu bencana alam. Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh fenomena alam.

Sebenarnya, fenomena alam merupakan hal yang sangat alamiah dan merupakan suatu yang normal terjadi pada pergerakan atau perubahan bumi.

Namun, apabila fenomena alam itu mulai mengganggu semua aktivitas manusia dengan segala sesautu yang dimilkinya, hal inilah yang disebut bencana alam.

Klasifikasi Bencana Alam

Berdasarkan sebabnya, bencana alam dapat dikelompokan menjadi 3, yaitu bencana alam geologis, bencana alam klimatologis, dan bencana alam ekstra-terestrial. Nah, berikut ini termasuk macam-macam bencana alam yang terjadi di dunia.

Gempa Bumi

Gempa bumi dibedakan menjadi dua menurut sebabnya, yaitu gempa vulkanik adalah gempa yang diakibatkan oleh aktivitas letusan gunung berapi. Kemudian, gempa tektonik yaitu gempa yang diakibatkan oleh pergerakan lempeng bumi.

Gunung Meletus

Letusan gunung berapi  mengeluarkan awan debu, abu vulkanik yang sangat panas, dan lelehan  lava. Lava ini sangatlah panas dan bisa membakar apa saja yang dilaluinya. Jika lava ini bercampur dengan air hujan, dapat terjadi banjir lahar dingin.

Banjir

Banjir diakibatkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, yaitu intensitas hujan secara terus menerus sehingga curah hujannya mencapai 50 mm/hari. Faktor geologis berperan penting dalam bencana ini.

Di mana, air hujan tidak dapat diserap oleh tanah sehingga tidak ada cukup tempat bagi air untuk mengalir. Bencana banjir dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar, baik dari segi materiil, ekonomi, maupun kesehatan.

Beberapa penyakit yang terjadi akibat banjir di antaranya adalah penyakit seperti diare, kolera, dan berbagai macam penyakit kulit.

Tanah Longsor

Bencana ini disebabkan oleh curah hujan yang deras dan tinggi sehingga tanah tidak dapat menahan curahan hujan tersebut. Hal ini akibat dari penggundulan hutan sehingga mengakibatkan konstruksi tanah tidak bisa menahan air hujan.

Angin Puting Beliung

Angin ini sangat kencang dan bergerak memutar dengan kecepatan mencapai 175 km/jam dan biasanya terjadi pada saat hujan deras.

Tsunami

Bencana ini akibat dari gempa bumi tektonik dan gempa vulkanik yang terjadi di bawah permukaan air laut. Akibatnya, gelombang laut menghasilkan daya perusak yang kuat dan dapat menerjang apa saja yang ada di daerah pantai.

Selanjutnya : Mengenal Cara Merajut Jaket untuk Pemula
Sebelumnya: Perusahaan Harus Menguasai Pengertian Analisis
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar