Mengenal Macam-macam Mukjizat Nabi

Sebelum menerangkan macam-macam mukjizat Nabi, ada baiknya kita pahami dulu apa itu mukjizat. Kata mukjizat, diambil dari bahasa Arab a’jaza yang memiliki arti melemahkan atau menjadikan tidak mampu. Sedangkan pelaku atau orang yang dikatakan melemahkan, disebut sebagai mu’jiz. Dari dua kata ini, mukjizat berarti seseorang yang memiliki kemampuan yang menonjol dalam melemahkan atau membungkam pihak lain.

Definisi ini kemudian berkembang menurut pandangan pakar-pakar agama yang menyatakan bahwa mukjizat adalah, hal luar biasa yang dilakukan oleh seorang yang mengaku nabi dan dijadikan sebagai bukti kenabiannya untuk melemahkan pihak pihak yang meragukannya. Hal inilah yang akan menjadi dasar pemaparan macam¬-macam mukjizat nabi seperti dalam bahasan berikut.

Unsur dan Sifat Mukjizat

Suatu hal bisa dikatakan mukjizat haruslah mengandung unsur berikut:

–    Peristiwa atau kejadian luar biasa yang tak bisa ditiru orang biasa

–    Peristiwa luar biasa tersebut mengandung unsur tantangan bagi siapa saja yang meragukannya

–    Identitas seseorang itu haruslah nabi, sehingga manusia tak bisa meniru dan menandingi peristiwa tersebut.

Berdasarkan sifatnya, mukjizat bisa digolongkan menjadi dua, yaitu:

1.    Mukjizat hisyah/kauniyah adalah mukjizat yang dapat dilihat, dirasa dan didengar atau diraba. Mukjizat seperti ini ditujukan bagi manusia yang tidak mampu menggunakan akal dan pikirannya dengan baik.

2.    Mukjizat maknawiyah, adalah mukjizat yang tidak dapat didengar, dilihat, dirasa atau diraba. Mukjizat ini hanya bisa dimengerti oleh manusia yang memiliki pikiran sehat dengan budi dan perasaan yang halus.

Beberapa Mukjizat Nabi

1.    Mendinginkan api hingga tak mampu membakar kulit, rambut dan pakaian adalah mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim a.s.

2.    Mengeluarkan unta yang sangat besar dari lubang batu yang sangat kecil, adalah mukjizat yang diberikan pada Nabi Saleh a.s.

3.    Membuat burung dari tanah dan menghidupkannya, menyembuhkan penglihatan orang yang buta hingga mampu melihat, menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal, menyembuhkan seseorang yang mengidap penyakit lepra, adalah mukjizat nabi Isa a.s.

4.    Mampu berbicara dalam berbagai bahasa binatang, mampu mengendalikan jin dan juga angin, menjadi raja bagi manusia dan hewan, adalah mukjizat nabi Sulaiman a.s.

5.    Mi’raj ke Sidratul Muntaha dalam waktu yang sangat singkat, Al Qur’an, mengeluarkan dan memancarkan air dari  jemari untuk diminum oleh sahabatnya yang kehausan, adalah mukjizat nabi Muhammad saw.

Dari beberapa mukjizat yang disebutkan di atas, tentu saja akal manusia tak akan mampu menerima apalagi menandinginya. Karenanya jelaslah jika mukjizat diberikan allah pada Nabi dan Rasulnya, semata-mata untuk menentang mereka yang ragu pada kenabiannya.

Selanjutnya : Apa Tujuan Perusahaan Melakukan Seleksi Karyawan
Sebelumnya: Cara Mudah Instal Kamus pada Laptop
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...