Macam-Macam Pembagian Iklim Matahari Menurut S. Ferguson


Mari membahas macam-macam pembagian iklim matahari menurut S. Ferguson. Iklim merupakan cuaca tahunan yang meliputi daerah atau wilayah yang relatif luas. Setiap daerah memiliki perbedaan iklim. Untuk mengetahui iklim suatu wilayah, diperlukan data cuaca seperti kelembaban udara, curah hujan, pola angin, dan dapat dilihat pula dari jenis tumbuhan yang dominan di suatu wilayah. Banyak ahli cuaca yang mengklasifikasikan iklim dengan berbagai cara dan keperluan, Berikut penjelasannya.

Iklim Matahari

Iklim matahari adalah perhitungan yang didasarkan dari banyaknya sinar matahari yang diterima ke bumi. Banyaknya sinar matahari tergantung dari pergeseran posisi matahari akibat pergeseran itulah yang menyebabkan adanya perbedaan suhu dan iklim di permukaan bumi.

Karena garis lintangnya tidak akan berubah, iklim matahari disebut juga iklim pasti. Wilayah yang banyak mendapatkan sinar matahari yang terletak di antara 00 – 230 Lintang Utara (LU) dan 00 – 23,50 Lintang Selatan (LS). Daerah yang berada jauh dari garis khatulistiwa akan mendapatkan sinar atau panas matahari yang sedikit, jadi semakin tinggi garis lintangnya maka akan semakin dingin.

Terdapat empat jenis iklim di dalam iklim matahari, yaitu iklim panas (tropis), iklim subtropis, iklim sedang, dan iklim dingin. Para ahli cuaca membuat cara pembagian iklim matahari salah satunya adalah S. Ferguson.

Iklim Menurut S. Ferguson

Macam-macam pembagian iklim matahari menurut S. Ferguson berdasarkan jumlah rata-rata bulan basah dan bulan kering. Jika suatu bulan disebut sebagai bulan kering, jika dalam satu bulan tersebut terjadi curah hujan kurang dari 60 mm dan jika bulan basah jika curah hujannya lebih dari 100 mm.

Pembagian Iklim S. Ferguson disebut juga dengan model Q, karena pembagiannya berdasarkan nilai Q. Nilai Q dihasilkan oleh perbandingan jumlah rata-rata pada bulan kering dengan jumlah rata-rata bulan basah.

Ketentuan dari iklim matahari S. Ferguson, yaitu:

  • Tipe iklim A, nilai Q = 0 – 14,33% , jenis iklim yang sangat basah
  • Tipe iklim B, nilai Q = 14,33% – 33,3%, iklim yang basah
  • Tipe iklim C, nilai Q = 33,3% – 60%, iklim yang agak basah
  • Tipe iklim D, nilai Q = 60% – 100%, iklim yang sedang
  • Tipe iklim E, nilai Q = 100% – 167%, iklim yang agak kering
  • Tipe iklim F, nilai Q = 167% – 300%, iklim yang kering
  • Tipe iklim G, nilai Q = 3005 – 700%, iklim yang sangat kering
  • Tipe iklim H, nilai Q lebih dari 700%, iklim yang luar biasa kering

Dengan adanya pembagian iklim dapat membantu manusia, baik di bidang transfortasi, telekomunikasi, pariwisata dan pertanian. Misalnya, mengetahui jadwal yang tepat untuk menanam, jadwal penerbangan, dan sebagainya. Demikian pembahasan mengenai iklim dan macam-macam pembagian iklim matahari menurut S. Ferguson. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Berbagai Efek dari Sering Mengkonsumsi Ganja
Sebelumnya: Mempelajari Macam Macam Suku Bunga Bank
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar