Macam-macam Politik di Indonesia dan Perkembangannya


Apapun macam-macam politik di Indonesia namun semuanya berakar dari sistem yang sama yaitu politik Pancasila. Pancasila merupakan sistem politik terlengkap yang dapat mengatur kemajemukan budaya dan sifat suku-suku bangsa Indonesia.

Dari Parlementer Hingga Demokrasi Pancasila

Fase pertama yang dilalui oleh bangsa Indonesia yaitu demokrasi parlementer yang bergulir pada awal kemerdekaan hingga 1957. Ciri dari demokrasi ini adalah kepemimpinan terpusat pada kekuasaan parlemen. Pemimpin negara dipilih oleh parlemen dan bisa diturunkan dengan mengeluarkan mosi tidak percaya. Ciri lain dari demokrasi ini adalah hampir sebagian besar anggota pemerintahan juga merupakan anggota parlemen.

Ketika ketua Parlemen kala itu Ali Sastroamidjojo mengundurkan diri pada 1957, maka otomatis demokrasi parlemen pun terhenti. Disusul oleh dekrit presiden yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia saat itu yaitu Ir. Soekarno pada 5 Juli 1959 mengenai pembubaran parlemen.

Sejak saat itu Indonesia mengaplikasikan sebuah demokrasi yang kekuasaannya berpusat pada presiden yang disebut dengan demokrasi terpimpin. Demokrasi ini ditentang oleh banyak pihak termasuk Bung Hatta karena memungkinkan terjadinya sistem feodalisme ala kerajaan-kerajaan lama di negara ini.

Akhirnya demokrasi  terpimpin tumbang dan demokrasi liberal hadir di Indonesia ditandai dengan menjamurnya partai politik. Nyatanya perkembangan partai politik yang pesat tidak membawa sistem politik yang baik di Indonesia. Hingga kemudian order baru pun hadir dan demokrasi masih berjalan di Indonesia.

Demokrasi di masa orde baru menggunakan demokrasi yang benar-benar berbasis pada Pancasila. Meskipun pada saat demokrasi parlementer ataupun terpimpin pun Pancasila telah menjadi dasar dari sistem politik yang ada di Indonesia, namun saat itu Pancasila belum menjadi jiwa dalam pelaksanaan politik secara keseluruhan.

Di masa orde baru demokrasi Pancasila ditegakkan dengan sempurna. Setiap penduduk Indonesia bahkan wajib mendapatkan Penataran P4 untuk mengetahui sistem politik ala Pancasila secara nyata dan melekat. Namun demokrasi Pancasila mulai luntur ketika orde baru mulai goyah pada tahun 1998 dan era reformasi menyambangi Indonesia dengan model yang hampir sama kala demokrasi liberal terjadi.

Macam-macam politik di Indonesia bisa saja hadir silih berganti, namun diharapkan bangsa Indonesia tetap menjunjung tinggi Pancasila sebagai landasan bernegara yang ditujukan demi persatuan, keadilan dan kesejahteraan bangsa tanpa melupakan ketuhanan, kemanusiaan dan musyawarah. Apabila Pancasila selalu diingat maka segala macam kisruh di bangsa ini akan segera bisa diatasi.

Selanjutnya : Contoh Perilaku Penyimpangan Sosial di Masyarakat
Sebelumnya: Contoh Komponen Biotik dalam Air Tawar Sungai
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar