Macam-Macam Tes Pengukuran Kecepatan Dalam Olahraga


Dalam dunia olahraga,ada beberapa jenis atau cabang olahraga yang menuntut kecepatan gerakan. Karena itu, bukan sesuatu yang aneh apabila seorang atlet sering melalui tes pengukuran kecepatan. Anda pun mungkin akan bertanya-tanya, apa tujuan dilakukannya macam-macam tes pengukuran kecepatan tersebut?

Tes pengukuran kecepatan ini jelas untuk mengetahui seberapa cepat gerakan si atlet. Lalu, dari hasil pengukuran tersebut, pelatih bisa mengevaluasi apakah atlet-atletnya sudah dalam tahap yang baik dan siap untuk sebuah pertandingan atau masih harus diberi pelatihan khusus agar ia bisa tampil lebih maksimal.

1. Tes kecepatan lari

Salah satu jenis olahraga yang menuntut kecepatan adalah olahraga lari. Cara mengukur kecepatan lari pun relatif sederhana, yaitu dengan memanfaatkan stopwatch.Dalam melakukan tes, atlet harus dalam kondisi prima. Lintasan larinya pun tidak perlu terlalu jauh, cukup menggunakan lintasan lari jarak pendek (sprint) sejauh 50 meter. Lintasan pun sebaiknya berupa garis lurus dalam kondisi yang baik, yaitu tidak licin maupun kasar atau bergelombang.

Pada tes pengukuran kecepatan ini, akan lebih baik bila ada tiga orang pencatat waktu yang masing-masing memegang stopwatch. Hal ini dimaksudkan agar hasil yang didapat benar-benar akurat. Para pencatat waktu ini berdiri di garis finish.

Bila persiapan sudah dilakukan, tes pun bisa segera dilakukan. Begitu start, para pencatat waktu langsung menekan tombol stopwatch, sementara si pelari harus lari sekencang mungkin. Begitu sampai di garis finish, para pencatat waktu harus segera menghentikan stopwatch-nya.Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, pelari bisa mengulangi tes hingga 2 atau tiga kali.

2. Tes kecepatan renang

Secara garis besar, prinsip pengukuran kecepatan renang hampir sama dengan tes pengukuran kecepatan olahraga lari. Selain perenang, harus ada beberapa pencatat waktu yang bersiap di garis finish dan masing-masing memegang stopwatch.

Pada tes pengukuran ini, perenang bisa melakukan tes kecepatan pada tiap-tiap gaya renang yang ia lakukan. Misalnya, melakukan tes kecepatan untuk gaya renang bebas dan gaya dada. Dengan pengukuran rutin dan berkali-kali, akan diketahui gaya renang apa yang paling dikuasai oleh si perenang, terutama dalam hal kecepatan.

Itulah macam-macam tes pengukuran kecepatan dalam olahraga, khususnya lari dan renang. Mudah-mudahan informasi ini bisa bermanfaat bagi Anda.

Selanjutnya : Cara Masuk Agensi Artis
Sebelumnya: Kisah Pendeta Masuk Islam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar