Makalah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme


Makalah korupsi, kolusi, dan nepotisme akan selalu dibahas selama korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tersebut ada di negeri ini. Berikut adalah pengertian dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Korupsi ialah tindakan penyalahgunaan jabatan demi keuntungan pribadi. Kolusi adalah sikap atau perbuatan yang tidak jujur dengan cara membuat kesepakatan secara sembunyi-sembunyi dalam melakukan sebuah kesepakatan atau perjanjian.

Perjanjian ini kemudian diikuti dengan fasilitas uang atau fasilitas lain sebagai alat bantu memudahkan segala urusannya agar menjadi lancar. Sementara nepotisme lebih mendahulukan saudara atau kerabat dan teman akrab untuk suatu jabatan tertentu, dibandingkan dengan orang lain yang lebih mampu.

Sikap para pelaku KKN ini membuat masyarakat menjadi apatis terhadap tokoh publik. Apalagi, mereka yang berasal dari kalangan politik. Para koruptor atau politikus “nakal” ini seakan kebal terhadap hukum. Saat tertangkap dan ditahan karena kasus korupsi pun, mereka masih bisa mendirikan 28 buah perusahaan dari dalam penjara.

Nepotisme seakan menjadi hal yang lumrah di kalangan para pembuat kebijakan negeri ini. Ditambah lagi, tak terhitung jumlah kasus kolusi yang masuk ke pengadilan, namun dimentahkan kembali karena kekurangan bukti. Ini menjadi indikasi kebobrokan sebuah pemerintahan.

Kata korupsi berasal dari bahasa Latin corruptio. Corruptio ini berasal dari kata kerja corrumpere alis busuk, menyogok, menggoyahkan, rusak, memutarbalik. Bila dirujuk dari sudut pandang hukum, secara garis besar, tindak pidana korupsi mencakup unsur-unsur seperti perbuatan yang melawan hukum yang berlaku, menyalahgunakan wewenang, memperkaya diri sendiri, merugikan keuangan negara, dan merugikan masyarakat .

Bentuk-bentuk tindak pidana korupsi antara lain adalah menerima suap atau memberi suap, melakukan penggelapan dalam masa jabatan, melakukan pemerasan dalam masa jabatan, dan lain-lain.

Sementara kolusi bisa juga terjadi di dalam bidang ekonomi. Misalnya di dalam satu bidang industri, di mana beberapa perusahaan yang sebelumnya bersaing memutuskan untuk bekerja sama demi meraih kepentingan bersama.

Kolusi paling banyak ditemui di pasar oligopoli. Ketika keputusan dari beberapa perusahaan untuk kemudian bekerja sama, bisa secara signifikan memengaruhi pasar secara keseluruhannya. Kartel merupakan sebentuk kasus khusus dari aksi kolusi berlebihan atau juga dikenal dengan kolusi tersembunyi.

Apabila Anda berniat membuat makalah korupsi, kolusi, dan nepotisme, tentu Anda perlu mengetahui pengertian dasar dari ketiga hal tersebut, seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas.

Selanjutnya : Latar Belakang dalam Pembuatan Laporan
Sebelumnya: Trik Mematikan Main Catur untuk Pemula
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar