Makalah Pegadaian: Pandangan Islam Terhadap Pegadaian

Makalah Pegadaian banyak dicarii. Istilah pegadaian sendiri merujuk pada makna lembaga keuangan dalam bentuk pembiayaan yang menjalankan fungsi pokoknya sebagai penyalur dana ke pada masyarakat berlandaskan hukum gadai. Pegadaian sendiri sudah sejak lama ada. Tepatnya pada tanggal 20 Agustus 1756, saat kependudukan bangsa Belanda di Indonesia. Kala itu VOC membentuk lembaga keuangan yang diberi nama Bank Van Leening. Ini dari kegiatan Bank Van Leening tersebut ialah memberikan bantuan kredit dengan sistem gadai.

Menurut hukum perdata yang dianut Indonesia, gadai diatur dalam pasal 1150. Lalu, bagaimana dengan ketetapan hukum Islam memandang aktivitas gadai itu sendiri?

Loading...

Islam tidak memberi larangan terhadap kegiatan gadai. Bahkan, hal-hal yang berkaitan dengan gadai telah diatur dalam surah Al-Baqarah ayat 283-286. Dahulu Rasulullah Alaihi Wassalam pernah menggadaikan perisainya demi mendapatkan sejumlah pinjaman uang.

Dalam sebuah hadis shahih juga ditegaskan bahwa Nabi Rasulullah pernah bersabda bahwa apabila seekor ternak digadaikan, maka hewan tersebut boleh dinaiki (dimanfaatkan) oleh orang yang dititipkan (pemberi pinjaman). Jadi, jelas bahwa Islam membolehkan adanya aktivitas gadai asal tidak memberlakukan unsur riba dan paksaan di dalamnya.

Pegadaian Konvensional dan Pegadaian Syariah

Dewasa ini, demi kemashalatan umat, hukum syariat Islam semakin gencar ditegakkan. Ini terbukti dengan makin banyaknya lembaga keuangan syariah dibentuk, termasuk pegadaian. Secara garis besar, keduanya sama-sama menjalankan fungsi sebagai lembaga penyalur dana ke masyarakat dalam bentuk pinjaman (kredit) dengan jaminan benda berharga.

Akan tetapi, terdapat perbedaan yang paling mencolok antara keduanya. Dimana, pada pegadaian konvensional terdapat aturan bunga di dalamnya. Jadi, si peminjam harus membayar melebihi utang pokoknya jika ingin menebus barang yang ia titipkan. Sedangkan pada pegadaian syariah, ketentuan semacam itu tidak diberlakukan.

Peminjam hanya perlu membayar uang titipan. Dan, tentu saja biaya titipan tidak meyalahi ketentuan hukum Islam. Ibaratnya, sebuah mobil yang diparkirkan di sebuah lahan dan dijaga. Maka, si pemilik mobil wajib membayar uang parkir kepada pemilik lahan/tukang parkir.

Demikian ulasan mengenai pegadaian sebagai salah satu materi yang paling banyak diangkat dalam makalah Pegadaian. Semoga artikel ini dapat menularkan ilmu yang bermanfaat untuk pembaca.sildalis francebuy motilium domperidone ukbuy clomid online pctbuy cialis professional

Loading...
Selanjutnya : Termpaperwriter . ORG close-up: top business to acquire academic papers like smoke & timely
Sebelumnya: Daftar Melly Goeslaw Album dari Masa ke Masa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar