Makalah Penguatan Syukur, Sabar dan Istiqomah


Manusia hidup di dunia tak lepas dari ujian dan cobaan, karena kita diciptakan di dunia memang untuk melalui berbagai rintangan, cobaan dan ujian dalam rangka menunaikan kewajiban kita sebagai mahkluk yang memiliki Tuhan. Senjata kaum mukmin dalam menghadapi cobaan tersebut adalah syukur dan sabar dan dianjurkan untuk istiqomah melakukannya. Berikut paparan tentang makalah penguatan syukur, sabar dan istiqomah.

Syukur, Sabar, dan Istiqomah

sungguh menakjubkan

Bersyukur ketika mendapatkan nikmat, cobaan berupa kebahagiaan dan bersabar ketika ditimpa musibah, cobaan yang berupa kesusahan. Imam Ghazali mengatakan bahwa hidup adalah separuh sabar dan separuh syukur. Karena hidup layaknya roda pedati ada kala di bawah ada kala di atas, susah dan sedih seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, maka di sinilah ujian yang sesungguhnya bagi kaum yang beriman.

Kewajiban bersabar jelas tercantum dalam ayat-ayat kitab suci Al Quran, “Jadikanlan sabar dan sholat sebagai penolongmu”, mengapa bukan sholat yang ditulis lebih awal sebagai keutamaan ibadah seorang mukmin ? karena ibadah pada hakekatnya adalah komitmen hati, hati yang bersabar, ikhlas dalam menunaikan kewajiban, menjauhi laranganNya, maka ibadah-ibadah sholat, zakat, puasa, berhaji akan dilakukan dengan sepenuh hati.

Hakekat bersyukur pada dasarnya adalah pengungkapan terimakasih kita kepada dzat yang Maha Tinggi. Ungkapan terimakasih yang tak hanya diucapkan secara lisan namun meresap hingga ke hati dan diwujudkan melalui perbuatan. Bersyukur tak berhenti dalam mengungkapkan puji-pujian namun juga rela berbagi kebahagiaan, sebagian dari nikmat, rezeki yang diterima dikeluarkan sebagian untuk mereka yang membutuhkan sebagaimana yang Dia perintahkan.katakanlahMeski merupakan salah satu perintah Tuhan, satu hal yang dipandang sulit untuk selalu bersabar dan bersyukur adalah melakukannya secara istiqomah. Pengertian Istiqomah adalah lurus tegak di jalan agama secara kontinyu tanpa ada pemaksaan. Kenyataannya secara kodrat manusia sering lupa bersyukur ketika mendapat kebahagiaan dan sulit untuk bersabar ketika dalam kesusahan. Untuk itulah kita harus berusaha melatih niat istiqomah.

 

Kiat-kiat istiqomah adalah dengan cara sering berdzikir, membaca Al Quran dan mengkaji tafsir, berdoa untuk dianugerahi hati yang istiqomah, berkumpul dengan orang-orang sholeh untuk mendapat siraman rohani serta membaca kisah orang-orang sholeh. Demikian makalah penguatan syukur, sabar dan istiqomah.

Selanjutnya : Macam-macam Gangguan Sistem Pencernaan Manusia
Sebelumnya: Peradaban Cina terhadap Peradaban di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar