Makalah Tentang Kerukunan Antar-Umat Beragama di Indonesia


Berbagai makalah tentang kerukunan antar-umat beragama di Indonesia yang banyak diperbincangkan. Berbanggalah kita telah menjadi satu bagian dari sebuah komunitas yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Tidak hanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga dalam kehidupan beragama. 

Puluhan ribu pulau, jutaan penduduk, dan jenis-jenis agama telah tumbuh subur di negara kita, Indonesia. Semuanya hidup rukun dan saling menghargai, tidak saling mencaci dan memaki, dan tidak saling menyalahkan masing-masing kepercayaan.

Keragaman yang ada tidak menjadi sebuah pengkotakan, tetapi menjadi sebuah kekayaan yang tak ternilai. Sesuatu namanya berbeda pasti akan ada gesekan ketika akan disatukan.

Ini terjadi di dalam semua aspek kehidupan, begitu pun dalam aspek kerukunan umat beragama. Berbagai kendala muncul. Semata-mata muncul untuk menguji tingkat kerukunan beragama tersebut.

Sikap Toleransi yang Rendah

Masalah ini muncul karena rendahnya komunikasi antarpemuka agama. Kalau pun terjadi, hanya pada acara-cara seremonial semata, tanpa ada pendekatan langsung terutama mengenai kehidupan keagamaan.

Pada akhirnya, setiap agama akan mementingkan kehidupannya sendiri. Dan, pemeluk agama lain tidak akan ikut campur dalam urusan keagamaan tersebut. Apabila terjadi kesalahpahaman antarpemeluk agama ini akan muncul sebuah konflik yang sangat riskan sekali.

Kepentingan Politik

Faktor yang satu ini dapat merusak semua tatanan kehidupan. Politik lebih identik dengan kekuasaan dan terkadang pemaksaan kehendak. Hampir semua sektor dapat dimasuki dengan politik, tidak ketinggalan dalam kehidupan beragama.

Terkadang, politik dijadikan sebagai sebuah alat yang ditujukan untuk merusak tatanan kerukunan antar-umat beragama dengan cara menghasut atau memprovokasi suatu agama.

Fanatisme yang Berlebih

Tidak salah memang memegang teguh kepercayaan yang dianut dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi, setiap agama di dunia ini memiliki dua kepentingan. Pertama, menyembah penciptanya. Kedua, menghargai sesamanya.

Perlu diingat bahwa di negara kita, terdapat agama-agama besar dan puluhan aliran kepercayaan yang dianut oleh rakyat Indonesia. Apabila setiap pemeluk memiliki fanatisme yang berlebih akan agamanya, sudah bisa dibayangkan kerukunan antar-umat beragama itu hanya sebuah nama dan slogan.

Ketiga faktor di atas merupakan batu sandungan terbesar bagi terciptanya kerukunan beragama. Dalam berbagai makalah tentang kerukunan antar-umat beragama banyak dikemukakan berbagai inti permasalahan dan bagaimana cara menyelesaikannya.

Sudah selayaknya, kita sebagai umat beragama memiliki kepedulian terhadap agama lain. Bukankah setiap agama di bumi ini mengajarkan demikian?

Selanjutnya : Makalah Tentang Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Ajaran Agama Islam
Sebelumnya: Makalah Software: Bagaimana Menghapus Pembajakan Software
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar