Makanan Burung Sriti Alternatif


Budidaya burung sriti merupakan budidaya yang mudah namun mempunyai kesulitan juga. Beberapa faktor turut berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya burung sriti. Di antaranya adalah faktor alam dan faktor makanan burung sriti.

Pengaruh faktor alam terhadap budidaya burung sriti secara alami adalah musim kemarau yang panjang, adanya kerusakan hutan, penggunaan pestisida yang berlebihan, dan perubahan fungsi lahan menjadi kompleks perumahan atau kompleks industri.

Faktor ini juga akan mempengaruhi ketersediaan bahan makanan untuk burung sriti sehingga burung sriti akan pindah ke tempat lain bahkan ada kemungkinan burung mati. Budidaya burung sriti dapat dilakukan dengan membuat rumah sriti sehingga dapat dikembangbiakkan.

Persiapan merumahkan burung sriti yaitu dengan membuat bangunan sebagai rumah sriti dengan komposisi kapur lebih banyak daripada semen agar suhu ruangan tidak mudah menjadi panas. Komposisi dapat dicampur dengan putih telur bebek agar memiliki bau yang hampir sama dengan sarang aslinya. Atap menggunakan genting tanah liat. Luas ruangan 4 x 5 m dan tinggi 3 m.

Agar burung sriti dapat masuk ke ruangan adalah dengan cara membuat lubang masuk untuk sriti dengan ukuran 50 x 20 cm, Di bagian luar gedung diberi cat hitam di pinggir dari lubang tersebut dengan tujuan agar sriti dapat melihat dengan jelas kotak hitam tersebut.

Pemberian ulat hongkong untuk pakan burung sriti dapat diberikan dengan dicampur daun pepaya. Karena ulat hongkong bersifat panas dan mengandung racun sehingga menyebabkan bulu-bulu rontok, mata bengkak, dan membuat burung kesulitan mematuk pakannya. Penambahan daun pepaya dapat menetralisir efek racun dari ulat hongkong. Harga ulat hongkong relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran.

Kroto untuk pakan burung sriti sangat baik apabila diberikan secara teratur. Kroto berguna untuk perkembangan fisik, menjaga suhu tubuh tetap hangat selama musim penghujan, dan mempertahankan kualitas suara burung sriti. Namun, harga kroto yang mahal dan ketersediaan kroto yang menipis di musim penghujan menyebabkan timbulnya pakan burung alternatif.

Pakan burung sriti alternatif dapat dilakukan dengan menggunakan laron. Laron mempunyai kandungan gizi yang sangat lengkap, yaitu mengandung protein, asam amino dan vitamin B yang bagus untuk pertumbuhan burung sriti. Pemberian makanan burung sriti yang baik akan membuat burung sriti berkualitas baik pula.

Selanjutnya : Hal yang Menarik dari Kuningan Sunda
Sebelumnya: Tari Topeng, Tarian Adat di Betawi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar