Menggali Makna Puisi Karawang Bekasi Karya Chairil Anwar


Memahami makna puisi Karawang Bekasi karya Chairil Anwar, membawa pembaca puisi tersebut ke dalam suasana batin yang terbangun ketika puisi tersebut dibuat. Puisi ini dibuat, ketika bangsa Indonesia sedang berada dalam penjajahan negara lain.
Masyarakat Indonesia, dipaksa menjadi budak di negerinya sendiri. Berbagai macam kekayaan bangsa, diangkut dan dirampas secara paksa demi kemakmuran negara penjajah. Rakyat pun hidup dalam kemiskinan serta ketidakberdayaan untuk menentukan nasib mereka.

Makna Puisi

Dalam karyanya, tersirat kerinduan yang mendalam dari Chairil Anwar akan arti kemerdekaan. Hal ini disiratkan dalam kalimat yang tertuang pada puisi Karawang Bekasi. Salah satu kalimat puisi tersebut menyebutkan

Makna Puisi Karawang Bekasi Karya Chairil Anwar

Begitu tajam kalimat ini ditujukan untuk para penjajah, yang dianggap mengganggu kehidupan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia harus dipaksa menuruti perintah penjajah yang dengan kekuatannya menjadikan bangsa Indonesia sebagai budak.

Makna puisi Karawang Bekasi karya Chairil Anwar inilah, yang menjadi suara rakyat Indonesia yang hidup dalam ketertindasan. Mereka menginginkan kemerdekaan untuk bisa menikmati ketenangan dan kedamaian, tanpa ada gangguan dari pihak manapun juga.

Pilihan judul Karawang Bekasi sendiri dilakukan karena pada masa itu, Chairil Anwar melihat banyak sekali pejuang yang meninggal dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Antara kedua kota tersebut, perjuangan melawan penjajah demikian gencar dilakukan, setelah Jakarta yang saat itu menjadi pusat kegiatan, sudah berhasil diduduki oleh Belanda.

Biografi Chairil Anwar

Chairil Anwar, adalah seorang penyair yang dimasukkan ke dalam angkatan 45. Terlahir di Medan pada 26 Juli 1922, Chairil Anwar adalah seorang penulis yang aktif. Berbagai macam karya sudah berhasil dibuatnya dengan berbagai tema.

Tema yang diangkatnya sangat beragam, dan bukan hanya berkisar pada tema perjuangan sebagaimana yang dilakukan penyair seangkatannya. Chairil Anwar bisa berteriak lantang saat bersyair tentang perjuangan dan harga diri bangsa.

Di lain waktu, Chairil Anwar mampu mendayu haru dengan karya yang bertema cinta dan kasih sayang. Hal ini menunjukkan kualitas Chairil Anwar yang mampu menjiwai setiap karya yang dibuatnya.

Melalui  karyanya itulah, Chairil Anwar menunjukkan rasa cintanya pada tanah air dan bangsa. Chairil Anwar berjuang bukan dengan mengangkat senjata sebagaimana para pejuang. Namun dengan karyanya, dia mampu mengobarkan semangat nasionalisme pada seluruh rakyat Indonesia.

Demikianlah ulasan singkat menganai makna puisi karawang bekasi karya Chairil Anwar yang hingga saat ini masih bisa membuat siapapun yang membaca setiap puisinya akan merasa dikobarkan jiwa patriotismenya.

Selanjutnya : Umaru Yar’aduna: Presiden Muslim Nigeria
Sebelumnya: Puisi Malam Sunyi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar