Puisi Chairil Anwar : Maksud Puisi Senja di Pelabuhan Kecil


Keteguhan mempertahankan cinta sejati, dipercaya sebagai sebuah maksud puisi Senja di Pelabuhan Kecil, karya Chairil Anwar. Penyair angkatan 45 tersebut, membuat sebuah karya yang sarat makna tanpa harus mengungkapkan dalam jutaan bait syair puisi. Senja di Pelabuhan Kecil, dibuat hanya dalam tiga bait saja. Namun, ketiga bait tersebut mampu menciptakan berbagai pesan yang mendalam kepada setiap orang.

Chairil Anwar sendiri dikenal sebagai salah satu pujangga besar di tanah air. Dari pemikirannya, tercipta puluhan puisi yang hingga saat ini masih banyak dikenang karena sarat dengan pesan yang mendalam. Salah satu karya besar dari Chairil Anwar yang paling dikenal adalah puisi Karawang Bekasi dan juga puisi Aku.
Tema-tema perjuangan yang menggugah semangat masyarakat untuk berjuang, merupakan tema umum yang banyak dipilih oleh Chairil Anwar dalam puisinya. Kobaran semangat untuk mempertahankan tanah air dari penjajah, begitu kental terpancar dari setiap bait puisi yang dibuat oleh pujangga angkatan 45, dimana Chairil Anwar merupakan salah satunya.

Namun demikian, bukan berarti para pujangga puisi tersebut lantas melupakan tema tentang kasih sayang dan percintaan manusia. Hal ini terbukti dengan lahirnya puisi Senja di Pelabuhan Kecil yang digubah oleh Chairil Anwar tersebut.

Maksud puisi Senja di Pelabuhan Kecil ini sendiri adalah untuk menunjukkan bahwa di tengah hiruk pikuk peperangan, manusia tidak melupakan kodratnya. Kodrat tersebut adalah perasaan saling mencintai kepada lawan jenisnya. Dimana dalam puisi ini dibuat untuk seorang perempuan yang memiliki nama Sri Ajati. Cinta seorang lelaki gagah, demikian kuat mewarnai  setiap bait puisi tersebut, sebagaimana ciri khas dari puisi yang dibuat oleh penyair angkatan 45.

Maksud Puisi

Secara umum, ada tiga maksud puisi Senja di Pelabuhan Kecil yang bisa ditangkap oleh pembaca. Ketiga maksud tersebut antara lain :

1.  Pesan tentang cinta sejati yang harus diiringi dan diwujudkan dengan rasa setia kepada pasangannya.

2.  Manusia tidak boleh mengeluh tentang siapa yang akan menjadi jodohnya, karena hal tersebut sudah diatur oleh Tuhan.

3.  Hambatan dalam sebuah hubungan, bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Sebaliknya, hambatan tersebut harus selalu dihadapi bersama sebagai sebuah tantangan untuk perwujudan cinta kasih.

Demikianlah uraian mengenai maksud puisi Senja di Pelabuhan Kecil, semoga bermanfaat bagi anda.

Selanjutnya : Kata-kata Ketemu Teman di Saat Tak Terduga
Sebelumnya: Tutorial Memotong dan Menempel Gambar Lain Photoshop
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar