Beberapa Manusia Tertinggi di Dunia

Terdapat jenis kelainan yang menyebabkan terjadinya manusia tertinggi di dunia. Setiap orang tentu sangat mendambakan memiliki tubuh yang tinggi, terutama pada seorang laki-laki. Mereka akan merasa sangat percaya diri jika memiliki tubuh yang tinggi dan kekar. Namun, apabila jika seorang laki-laki memiliki tubuh yang terlalu tinggi di luar kewajaran, hal ini akan membuatnya semakin tidak percaya diri. Berikut ini akan dijelaskan tentang  beberapa manusia yang memiliki tinggi badan di atas normal.

Gangguan Gigantisme Pituitary

Loading...

Gangguan gigantisme pituitary atau disebut dengan gangguan gigantisme merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh pengaruh dari hormon pertumbuhan atau growth hormone. Jika pada anak sebelum fusi epifisis atau penutupan epifisis mengalami gangguan ini, maka akan menyebabkan tubuhnya menjadi tidak normal, karena mengalami pertumbuhan yang tidak terkontrol yaitu melebihi 2,14 meter.

Di negara seperti Amerika Serikat, telah ditemukan 100 kasus tentang seseorang yang mengalami gangguan gigantisme. Dalam hal ini, hingga sampai sekarang selain karena pengaruh hormon ternyata masih belum diketahui penyebab yang lainnya. Orang yang terkena gangguan gigantisme tidak harus memiliki ras tertentu.

Selain negara Amerika Serikat, Afrika dan Asia kelainan gigantisme masih dalam kategori yang jarang, sehingga mengakibatkan orang yang menderita gigantisme tidak bisa langsung terdiagnosis sejak awal. Sedangkan  pada negara-negara tertentu gangguan gigantisme dapat terdiagnosis secara dini terutama negara barat, karena gangguan gigantisme sudah biasa terjadi di sana. Sehingga dapat ditindak lanjuti.

Pada tahun 1886, seorang neurolist perancis yang bernama Pierre Marie telah mendiagnosis gigantisme yang disebabkan oleh gangguan hormon pertumbuhan dengan penjelasan karena terdapatnya penyakit kronis endokrin yang diderita oleh kelainan gigantisme.

Dengan demikian kasus kelainan gigantisme atau manusia tertinggi di dunia sudah pernah ada sejak dulu. Kelainan ini memang disebabkan karena pengaruh dari hormon pertumbuhan yang terlalu aktif tumbuh sebelum penutupan epifisis pada anak.

Beberapa Manusia Tertinggi

Setelah Anda mengetahui tentang penyebab terjadinya kelainan gigantisme, berikut ini akan dijelaskan tentang macam-macam orang yang telah mengalami kelainan tersebut, sehingga tubuhnya menjadi tinggi di atas kenormalan yaitu sebagai berikut:

a. Johan Aason

Berasal dari Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat dan telah meninggal tahun 1938, memiliki tinggi 2, 79 meter.

b. Robert Wadlow

Berasal dari Illinois Amerika Serikat memiliki tinggi 2,72 meter. Robert Wadlow meninggal pada tahun 1940.

c. Leonid Stadnyk

Berasal dari Ukraina yang memiliki tinggi 2, 57 meter.

d. Al Tomaini

Berasal dari Chicago dan telah meninggal dunia tahun 1962, memiliki tinggi 2, 55 meter.

e. Vaino Myllyrinne

Berasal dari Helsinki Finlandia dan telah meninggal dunia pada tahun 1963, memiliki tinggi 2, 51 meter

f. Sultan KOSEN

Berasal dari Turki dan memiliki tinggi 2, 50 meter.

g. Yao Ming

Seorang pemain basket dari China yang memiliki tinggi 2, 29 meter.

Demikian informasi yang berkaitan dengan manusia tertinggi di dunia. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Sehingga lebih memahami mengapa ada manusia yang memiliki tubuh tinggi seperti raksasa.

Loading...
Selanjutnya : Contoh Kata-kata Perpisahan Sejenak untuk Sahabat
Sebelumnya: Hasil Sensus Penduduk Tahun 2000 Jumlah Penduduk Indonesia Menduduki Urutan Keempat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar